Batang Toru (buseronline.com) - Wakil Gubernur Sumut Surya mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau progres pembangunan Hunian Tetap (Huntap) pascabencana di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat.Kunjungan kerja tersebut bertujuan memastikan percepatan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana. Proyek Huntap di Desa Hapesong Baru merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, serta Yayasan Buddha Tzu Chi.Dalam kesempatan itu, Wagub Surya mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan hunian tersebut. Ia menegaskan bahwa Huntap bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin kehidupan masyarakat terdampak.“Pembangunan ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan kepastian tempat tinggal yang layak dan aman. Kami berkomitmen mendukung penuh kebijakan pusat guna mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di sektor perumahan,” ujar Surya.Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya kecepatan pemerintah daerah dalam menyajikan data by name by address agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran.“Kita apresiasi Bupati yang sangat cepat memberikan data sehingga bantuan segera tersampaikan. Saya meminta daerah lain mencontoh kecepatan ini agar bantuan pemerintah cepat diterima masyarakat,” tegas Tito.Menteri PKP Maruarar Sirait turut menyoroti sinergi lintas sektor dalam pembangunan kawasan Huntap tersebut. Ia menyebut kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan percepatan pembangunan. “Ini kolaborasi luar biasa. Tanahnya dari PTP, listrik dari PLN, rumahnya dari Buddha Tzu Chi,” kata Maruarar.Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk mempercepat proses verifikasi data penerima manfaat.“Dukungan pusat memotivasi kami untuk bekerja cepat dalam verifikasi data penerima, sehingga masyarakat bisa segera menempati hunian yang nyaman,” ungkapnya.Berdasarkan data, sebanyak 227 unit Huntap dibangun di kawasan tersebut. Dari jumlah itu, 120 unit telah selesai, sementara 107 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan. Seluruh unit ditargetkan rampung pada 20 April 2026.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, unsur Forkopimda Tapanuli Selatan, serta perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi. (P3)