Medan (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Medan melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya dengan mengunjungi kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Jumat.Langkah ini dilakukan menyusul munculnya antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang sempat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.Dalam kunjungan tersebut, dilansir dari laman Diskominfo Medan, pihak PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa ketersediaan BBM di Kota Medan masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.Rombongan Pemko Medan dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Medan, Citra Effendi Capah, yang mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Soeflie Putera serta Kepala Bagian Perekonomian Muhammad Reza Hanafi.Kedatangan jajaran Pemko Medan ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi pasokan BBM setelah adanya laporan antrean kendaraan di beberapa SPBU di Kota Medan.Sales Area Manager (SAM) Retail Medan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Tito Rivanto Marsono, yang didampingi Sales Branch Manager Ferry Fernando, menjelaskan bahwa seluruh produk BBM di Kota Medan saat ini tersedia dalam jumlah yang cukup.“Ketersediaan stok BBM untuk semua produk, khususnya di Kota Medan, masih dalam kondisi aman dan akan selalu aman. Kami mengharapkan konsumen tidak panik dan melakukan pembelian seperti biasa,” ujar Tito.Ia juga memastikan pasokan BBM menjelang perayaan Idulfitri hingga setelah Lebaran tetap terjamin tanpa kendala distribusi.“Untuk suplai sampai hari Lebaran dan sesudah Lebaran kami pastikan tidak ada kendala. Tidak ada masalah terkait suplai kapal dan sebagainya. Mobil tangki juga akan ada penambahan, begitu juga dengan sopirnya,” jelasnya.Sementara itu, Pemko Medan melalui Citra Effendi Capah mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh isu kelangkaan BBM yang beredar dan tetap melakukan pengisian bahan bakar secara normal.“Kami mengimbau masyarakat jangan melakukan panic buying. Lakukan pengisian BBM seperti biasa agar kondisi di SPBU tetap normal dan tidak terjadi antrean panjang,” ujarnya.Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membeli BBM secara berlebihan karena dapat memicu antrean panjang serta mengganggu kelancaran pelayanan di SPBU.Selain itu, Pemko Medan turut mengingatkan para pedagang BBM eceran agar tidak memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga atau melakukan praktik yang merugikan masyarakat. Pemerintah bersama dinas terkait dan aparat penegak hukum akan melakukan pengawasan terhadap aktivitas penjualan BBM di lapangan.Dengan adanya kepastian dari Pertamina mengenai ketersediaan pasokan BBM tersebut, masyarakat diharapkan tetap tenang sehingga distribusi dan pelayanan pengisian bahan bakar di SPBU Kota Medan dapat berjalan lancar tanpa gangguan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting