Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Pengurus PDEI Sumut Dilantik, Rizky Ardiansyah: Wajah Rumah Sakit Terlihat di Emergensi

EM Bukit MKes - Senin, 17 April 2023 06:16 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/04/rizky-ardiansyah.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Ketua PDEI Sumut Rizky Ardiansyah saat diwawancarai Forwakes Sumut usai dilantik, Minggu (16/4/2023) sore.
Medan (buseronline.com) - Pengurus Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) Cabang Sumut yang dilantik dari kalangan dokter spesialis dan dokter umum. Hal itu dikatakan Ketua PDEI Sumut Rizky Ardiansyah kepada Forwakes Sumut usai dilantik."Tidak semua dokter spesialis yang berminat emergensi. Gitu juga dengan dokter umum gak semuanya berminat ini. Tapi kita yang berminat emergensi menargetkan kualitas pelayanan emergensi," katanya.Menurutnya, penanganan pasien darurat di rumah sakit harus ditingkatkan mutu layanan. Ke depannya, PDEI Cabang Sumut akan memberi masukan ke rumah sakit agar dokter-dokternya dilatih."Jangan hanya tahu ada dokter tetapi gak dilatih dokternya untuk penanganan emergensi, itukan penting sekali. Wajahnya rumah sakit terlihat di emergensi. Kalau penanganan di IGD bagus pelayanannya, pasti rumah sakitnya dinilai bagus sama masyarakat," ujarnyaProgram awal, ke depannya akan membuat rapat kerja, konsolidasi dan mengusulkan ke pemerintah bagaimana membuat pelatihan ke dokter-dokter yang bekerja di rumah sakit."Mungkin semua tim di rumah sakit tidak hanya dokter saja. Kalau bisa IGD nya itu ada standarisasi. Dokternya itu misalnya dia dokter umum dia sudah bisa apa ya kan. Dokter umum atau bisa diganti lagi. Ada penyegaran lah," ungkapnya.Saat ini ditanyakan bagaimana pelayanan emergensi di Sumut, ia mengungkapkan tidak ada pembanding. Namun, harapan masyarakat sangat banyak agar pelayanan emergensi itu ditangani dengan baik dan pasien tidak ditolak."Jadi ada satu penanganan emergensi yang dilakukan kalau memang keadaan emergensi ditangani dijelaskan kepada keluarga. Kalau memang masalahnya sarana prasarana karena ICU penuh, PICU penuh atau segala macam, maka diambil solusi bagaimana komunikasi antar rumah sakit. Sehingga pasien ini tidak merasa pasien ditolak. Padahal kalau dijelaskan dan kalau dia dapat penanganan emergensi pasti sudah tenang," tuturnya.Selain itu, salah satu pelayanan emergensi yang misalnya ICU penuh tanggung jawabnya seperti apa. "Seharusnya rumah sakit yang mencari ICU itu, bukan pasien ya. Seharusnya. Cuma kadang-kadang ada pasien yang tidak sabar sehingga mencari sendiri," sebutnya.

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Pemprov Sumut Siapkan Rp50 Miliar untuk Modal UMKM Tahun 2027

Sumatera Utara

Bareskrim Bongkar Penipuan Email Bisnis Lintas Negara, Korban Rugi Rp5,6 Miliar

Sumatera Utara

Menkes: Keselamatan Korban Jadi Prioritas Pascagempa NTT

Sumatera Utara

Densus 88 dan Pemprov DKI Perkuat Pencegahan Radikalisme di Kalangan Pelajar

Sumatera Utara

UMKM Jawa Tengah Olah Limbah Jadi Produk Kreatif, Tembus Pasar Internasional

Sumatera Utara

Vietnam vs Thailand di Final Piala AFF 2026: Duel Dua Raksasa Asia Tenggara