Balige (buseronline.com) - Guna menepati janji Bupati Toba, Effendi Sintong Parulian Napitupulu SE, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba melalui tim terkait melakukan penertiban satu unit bangunan liar yang berdiri di atas drainase, Kamis.Bangunan berdinding papan tersebut diduga menjadi salah satu penyebab banjir yang melanda Kota Balige pada awal Tahun Baru lalu. Bangunan liar seluas 53,2 meter persegi, dengan lebar 3,8 meter dan panjang 11 meter, berlokasi di Jalan Siliwangi No 12, Kelurahan Pardede Onan, Balige.Pembongkaran dilakukan di bawah pengawasan unsur Forkopimda, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Dinas Lingkungan Hidup (Lindup), Satpol-PP, serta perwakilan Kecamatan Balige dan Kelurahan Pardede Onan.Kepala Dinas PUTR Toba, Gumianto Simangunsong, menegaskan bahwa penertiban ini bertujuan mengembalikan fungsi drainase agar kawasan sekitar Balige tidak lagi mengalami banjir. Menurutnya, drainase di kota Balige sudah memiliki lebar 120 cm, namun aliran air ke Danau Toba sempat terhambat karena keberadaan bangunan liar tersebut.“Optimalisasi drainase ini akan segera kami kerjakan agar aliran air kembali lancar dan kawasan sekitar aman dari genangan saat hujan lebat,” ujar Gumianto.Sebelumnya, Kabag Hukum Setdakab Toba, Lukman J Siagian, membacakan berita acara penertiban atas bangunan milik Marisina Siagian dan Martha K Manullang.Dokumen tersebut juga memuat langkah-langkah mediasi yang telah dilakukan Pemkab Toba bersama penasihat hukum warga yang mendirikan bangunan, termasuk kesepakatan penitipan hasil pembongkaran selama 14 hari di halaman Kantor Lurah Pardede Onan.Pemkab Toba menyatakan bahwa penertiban serupa akan dilanjutkan di beberapa titik lain, termasuk sejumlah gang yang rawan kebakaran. Langkah ini merupakan bagian dari upaya komprehensif untuk menata kota dan meningkatkan keselamatan masyarakat.Hasil pantauan, proses penertiban berlangsung lancar dan mendapat dukungan penuh dari warga. Warga setempat berharap optimalisasi drainase dapat mencegah banjir berulang dan menjaga kenyamanan lingkungan.“Langkah tegas pemerintah ini sangat tepat. Kami berharap kawasan sekitar tidak lagi mengalami banjir ketika hujan lebat turun,” ujar salah seorang warga Pardede Onan.Dengan penertiban ini, Pemkab Toba menegaskan komitmennya untuk menata kota secara tertib dan memprioritaskan keselamatan serta kenyamanan warga Balige. (Galung)