Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Rico Waas Buka Pasar Murah Imlek, Tekankan Medan sebagai Simbol Keberagaman

Dirgahayu Ginting - Selasa, 10 Februari 2026 06:12 WIB
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau sekaligus membuka Pasar Murah menjelang perayaan Imlek di Lapangan Barasokai, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Senin (9/2/2026). (Dok/Diskominfo Medan)
Medan (buseronline.com) - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar pasar murah di dua titik strategis guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan.Pasar murah tersebut resmi dibuka Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Lapangan Barasokai, Jalan Rahmadsyah, Kecamatan Medan Area, Senin. Kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 9 hingga 13 Februari 2026, dengan lokasi di Kelurahan Sei Rengas II (Medan Area) dan Kelurahan Kota Bangun (Medan Deli).Rico mengatakan, dilansir dari laman Diskominfo Medan, program ini dihadirkan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam menyambut perayaan Imlek.“Semoga langkah ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, sehingga masyarakat dapat merayakan Imlek dengan berbahagia bersama keluarga yang dicintai,” ujar Rico.Tidak hanya menyoroti aspek ekonomi, Rico juga menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Medan. Ia menegaskan Medan merupakan miniatur Indonesia yang sarat toleransi.“Kalau mau melihat kota yang begitu beragam sebagai simbolnya Indonesia, lihatlah Kota Medan. Kita hidup dengan toleransi, saling menyayangi, dan melindungi. Itulah sejatinya Indonesia,” ucapnya.Menurutnya, dengan populasi masyarakat Tionghoa mencapai sekitar 10–11 persen, Medan menjadi salah satu kota paling majemuk di wilayah barat Indonesia. Karena itu, Pemko Medan berkomitmen menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh umat beragama.“Kami memastikan keamanan dan perlindungan bagi seluruh umat beragama yang ada di Kota Medan. Itulah makna ‘Medan Untuk Semua, Semua Untuk Medan’,” katanya.Rico juga menyoroti fenomena sosial di era digital, di mana interaksi tatap muka mulai berkurang. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan momen Imlek untuk mempererat silaturahmi secara langsung.“Sekarang berkumpul itu jadi barang mewah. Kadang cukup video call saja. Padahal bangsa kita kuat karena gotong royong dan kebersamaan, bukan individualis,” tuturnya.Ia pun menginstruksikan camat dan perangkat wilayah mendata warga lanjut usia yang tinggal sendiri agar mendapat perhatian dari lingkungan sekitar saat perayaan Imlek.“Saya menitipkan pesan kepada Pak Camat untuk mendata orang tua yang merayakan Imlek sendirian. Berikan perhatian, ajak tetangga mengunjungi mereka. Itu bagian dari pelayanan Kota Medan,” pesannya.Menutup sambutannya, Rico menyampaikan harapan optimistis di Tahun Kuda Api 2026 yang menurutnya melambangkan semangat dan percepatan pembangunan.“Kuda itu larinya kencang, gagah, dan penuh semangat. Kita berharap semangat ini membawa Kota Medan melaju semakin cepat dalam pembangunan,” pungkasnya.Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi UKM Perindag Kota Medan Citra Effendi Capah menjelaskan, pasar murah digelar untuk membantu ketersediaan bahan pokok sekaligus mengendalikan inflasi daerah.“Pasar murah ini ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan nasional, serta sebagai upaya pengendalian inflasi di Kota Medan,” jelas Citra.Ia menambahkan, warga Medan Labuhan, Medan Marelan, dan Medan Belawan dapat berbelanja di Kelurahan Kota Bangun, sedangkan warga Medan Kota, Medan Tembung, dan sekitarnya dilayani di Kelurahan Sei Rengas II.Pasar murah menyediakan sedikitnya delapan kebutuhan pokok, antara lain beras medium, gula pasir, telur, tepung terigu, kacang kupas, mentega, minyak goreng, serta sirup.Beberapa harga setelah subsidi Pemko Medan antara lain beras medium Rp12.100/kg (harga pasar Rp15.500/kg), gula pasir Rp15.000/kg (harga pasar Rp17.500/kg), tepung terigu Rp8.740/kg (harga pasar Rp10.500/kg), telur Rp1.350/butir (harga pasar Rp1.900/butir), kacang tanah kupas Rp30.400/kg (harga pasar Rp34.000/kg), minyak sania 1 liter Rp17.700 (harga pasar Rp20.500/liter), margarin 200 gram Rp6.400/pcs (harga pasar Rp9.500/pcs), serta sirup berbagai varian mulai Rp17.000–Rp19.500 per botol.Pemko Medan berharap pasar murah tersebut mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan lintas etnis dan agama menjelang perayaan Imlek. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Pemko Medan Beri Jaminan Kesehatan Korban Begal, Keluarga Apresiasi Respons Cepat Wali Kota Rico Waas

Sumatera Utara

Jateng Siapkan Pariwisata dan Ekonomi Syariah Jadi Motor Baru Ekonomi 2027

Sumatera Utara

Pemprov Jateng Borong Penghargaan Pendidikan Nasional 2026

Sumatera Utara

Kakorlantas Polri: Keselamatan Lalu Lintas Merupakan Investasi Terbesar Bangsa

Sumatera Utara

Sopir Taksi Online Diduga Ngamuk dan Rusak Mobil Pengendara di Tol JORR Pondok Pinang

Sumatera Utara

Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun untuk Infrastruktur 2026