Siborong-borong (buseronline.com) - PT Tano Persada Nusantara menggelar panel diskusi bertajuk “Sosialisasi Dana PMK 130 Carbon Biochar, Porang dan Agrowisata” di Hotel Abe, Siborong-borong, Sabtu.Kegiatan ini diikuti oleh berbagai pihak, termasuk pimpinan perangkat daerah, petani, dan peternak dari enam kabupaten di kawasan Tapanuli.Bupati Tapanuli Utara, Dr JTP Hutabarat SSi MSi, hadir dan memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, panel diskusi ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan kualitas dan kesuburan tanah serta pengembangan pola pikir pertanian yang modern dan terarah.“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sangat diperlukan untuk meningkatkan pola pikir masyarakat petani kita dengan suatu konsep yang terarah, termasuk pola pertanian yang baik,” ujar Bupati JTP saat membuka acara.Bupati JTP menekankan, sebagian besar penduduk Tapanuli Utara, sekitar 81 persen, berprofesi sebagai petani yang mengelola jagung, kopi, bawang, dan tanaman palawija lainnya. Oleh karena itu, pengembangan pertanian menjadi fokus utama pemerintah daerah.“Mudah-mudahan panel diskusi ini memberikan kontribusi yang baik bagi peningkatan pertanian di daerah kita demi kesejahteraan masyarakat,” tambah Bupati JTP.Panel diskusi menghadirkan narasumber ahli, di antaranya Prof Dr Irb Rosa Charloq Nababan (Guru Besar USU), Lalu Taruna Anugerah dari Kementerian Keuangan, Idris Tampubolon (Pakar Budidaya Porang), Togu Pardede (Bappenas), dan Jannus Siahaan (Ketua Koperasi Peternak Kaldera Toba).Para narasumber memaparkan materi, termasuk pengelolaan porang, penerapan biochar untuk kesuburan tanah, dan strategi pengembangan agrowisata, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif bersama peserta.Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat sektor pertanian lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara melalui inovasi, edukasi, dan kolaborasi antara pemerintah, industri, dan petani. (Galung)
Editor
: Dirgahayu Ginting