Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Rico Waas Tekankan Pentingnya Kurasi dan Ketangguhan Pengusaha Perempuan di IWAPI Medan

Dirgahayu Ginting - Rabu, 21 Januari 2026 03:14 WIB
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi jajaran pengurus IWAPI Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (19/1/2026). (Dok/Diskominfo Medan)

Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Medan untuk memperkuat kurasi usaha serta meningkatkan ketangguhan pengusaha perempuan agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Dorongan tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi jajaran pengurus IWAPI Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin.

Audiensi ini menjadi ruang dialog strategis untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Medan dan IWAPI dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha perempuan, khususnya di sektor UMKM.

Dalam pertemuan tersebut, dilansir dari laman Diskominfo Medan, pengurus IWAPI Medan turut memamerkan sejumlah produk unggulan UMKM, seperti miniatur furnitur, tas berbahan kulit dan kain, serta kain songket. Produk-produk tersebut merepresentasikan karya, kreativitas, sekaligus potensi besar pelaku usaha perempuan di Kota Medan.

Audiensi ini dihadiri Plt Ketua DPC IWAPI Kota Medan Liana Dwi Sri Hastuti, Wakil Ketua Bidang Keorganisasian, Keanggotaan, Kesekretariatan, dan Kelembagaan Yoshida Sary, Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Budaya, dan Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua DPRan Medan Johor Moudy Respati, Ketua DPRan Medan Petisah Ar Nina Adeliza Nasution, serta Ketua DPRan Medan Tembung Anita Pratiwi.

Rico Waas menegaskan bahwa kondisi ekonomi selalu mengalami fluktuasi dari waktu ke waktu. Ia menilai pandemi menjadi pelajaran penting tentang pentingnya kolaborasi, kemampuan beradaptasi, serta daya tahan pelaku usaha dalam menghadapi situasi sulit.

“Ekonomi tidak pernah statis. Menciptakan banyak pengusaha itu baik, tetapi menciptakan usaha tanpa kurasi dan tanpa ukuran ketangguhan juga berisiko. Pengusaha baru harus dibekali keterampilan bertahan agar mampu berkembang secara berkelanjutan,” ujar Rico Waas.

Ia berharap IWAPI dapat menjadi ruang pembinaan dan pengasahan bagi pengusaha perempuan agar benar-benar siap naik kelas. Menurutnya, banyak UMKM di Kota Medan memiliki produk yang potensial, namun masih membutuhkan penguatan dari sisi kurasi, permodalan, peningkatan kualitas, serta perencanaan bisnis yang matang.

Untuk itu, Rico Waas mendorong IWAPI Medan agar menyampaikan data komprehensif mengenai jenis usaha para anggotanya, sebaran wilayah, keunikan produk, hingga kondisi permodalan. Data tersebut dinilai penting sebagai dasar perumusan kebijakan dan program yang tepat sasaran.

“Kita perlu mengetahui jenis usahanya, tersebar di mana, keunikannya apa, hingga kondisi permodalannya. Dari situ kita bisa membuka jejaring, peluang promosi, serta mendorong investasi,” jelasnya.

Rico Waas juga menyatakan Pemko Medan siap menyiapkan kurator bagi pelaku kriya, desainer busana, perajin sepatu, hingga pelaku industri kreatif lainnya. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat identitas produk lokal sehingga memiliki kualitas dan daya saing yang lebih tinggi di pasar.

Selain sektor kriya dan fesyen, Wali Kota Medan menyoroti potensi besar sektor kuliner. Ia berharap IWAPI dapat berperan aktif mempromosikan Medan sebagai kota kuliner unggulan di tingkat nasional, seiring pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Ketua DPC IWAPI Medan Liana Dwi Sri Hastuti menyampaikan bahwa IWAPI Kota Medan saat ini memiliki sekitar 300 anggota aktif yang seluruhnya telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan bergerak di berbagai sektor usaha barang dan jasa. Selain itu, IWAPI juga membina sekitar 700 pelaku UMKM yang tersebar di 21 kecamatan dan bersinergi dengan kelurahan serta kecamatan.

Liana juga mengungkapkan rencana peringatan HUT ke-51 IWAPI yang akan digelar pada 10 Februari 2026 dan dirangkai dengan Rapat Kerja Cabang. Kegiatan tersebut akan diisi dengan berbagai agenda, termasuk lomba coding sebagai upaya penguatan digitalisasi UMKM. Rencananya, kegiatan akan dilaksanakan di kawasan Warenhuis dengan waktu yang masih disesuaikan.

Menanggapi hal tersebut, Rico Waas menyatakan dukungannya dan mempersilakan IWAPI Medan untuk berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat luas bagi pelaku UMKM di Kota Medan. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG pada 2026

Sumatera Utara

Pemkab Taput Perkuat Layanan Kesehatan hingga Daerah Terpencil, Sinergi dengan BPJS Kesehatan Ditingkatkan

Sumatera Utara

Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0, Gol Ole Romeny Jadi Pembeda

Sumatera Utara

Bunda PAUD Jateng Ajak Orang Tua Perhatikan Kesehatan Mental Anak di Era Digital

Sumatera Utara

Pasar Kreatif Bandung 2026 Libatkan 339 UMKM, Perkuat Wisata Belanja dan Ekonomi Kreatif

Sumatera Utara

Bripda Fikas Biyan Aswari Sabet Juara 2 di Adidas International Karate Open 2026