Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Tingkatkan Daya Saing Daerah, Bobby Nasution Fokus Kembangkan UMKM Sumut

Dirgahayu Ginting - Sabtu, 17 Januari 2026 09:12 WIB
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyapa pelaku UMKM saat kegiatan penguatan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di Medan, Kamis (15/1/2026). (Dok/Diskominfo Sumut)

Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengarahkan pembangunan ekonomi Sumatera Utara tahun 2026 dengan menempatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta koperasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing daerah di tengah dinamika ekonomi global dan nasional.

Dilansir dari laman Diskominfo Sumut, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (KUKM) Provinsi Sumut, Naslindo Sirait, mengatakan bahwa daya saing UMKM di Sumatera Utara akan terus meningkat seiring dengan perkembangan pasar, percepatan digitalisasi ekonomi, serta penguatan ekosistem kewirausahaan di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution.

“Kebijakan pembangunan daerah yang pro UMKM dan koperasi menjadi faktor kunci dalam mendorong transformasi ekonomi kerakyatan menuju struktur ekonomi yang lebih tangguh dan kompetitif,” ujar Naslindo, Kamis.

Naslindo menjelaskan, sepanjang tahun 2025 koperasi dan UMKM di Sumatera Utara menunjukkan kinerja yang positif. Kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumut tercatat sebesar 46,51 persen, yang menegaskan peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Sementara itu, rasio volume usaha koperasi terhadap PDRB mencapai 1,84 persen, jauh melampaui target 0,79 persen.

Selain itu, rasio kewirausahaan daerah juga mengalami peningkatan signifikan, dari target 3 persen menjadi 4,10 persen. Capaian tersebut mencerminkan tumbuhnya kelas wirausaha baru yang semakin kuat, khususnya dari kalangan generasi muda.

“Ini menunjukkan bahwa semangat kewirausahaan di Sumatera Utara terus berkembang dan menjadi modal penting dalam memperkuat struktur ekonomi daerah,” kata Naslindo.

Pada tahun 2025, pertumbuhan volume usaha koperasi tercatat mencapai 5,44 persen atau melampaui target 4,82 persen, dengan persentase koperasi aktif sebesar 53,78 persen. Sementara itu, persentase koperasi yang memperoleh dukungan fasilitasi pelatihan mencapai 46,18 persen, di mana sekitar 90 persen di antaranya merupakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Di sisi lain, proporsi UKM yang menjalin kemitraan dan berorientasi ekspor mencapai 1,75 persen, melebihi target 1,66 persen. Capaian tersebut menjadi indikasi awal meningkatnya orientasi UMKM Sumut terhadap pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.

Berdasarkan capaian tersebut, Dinas Koperasi UKM Provinsi Sumut memproyeksikan pada tahun 2026 akan terjadi peningkatan intensitas persaingan UMKM yang semakin kompetitif. UMKM dituntut tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga beradaptasi melalui peningkatan kualitas produk, konsistensi produksi, penguatan branding, pemanfaatan teknologi digital, serta perluasan jejaring kemitraan dan pasar.

“Pergeseran fokus kebijakan dari penciptaan usaha baru menuju penguatan kualitas, skala, dan keberlanjutan usaha menjadi arah utama penguatan ekonomi UMKM di tahun 2026,” jelas Naslindo.

Untuk mendukung akselerasi pencapaian tujuan pembangunan daerah, Dinas Koperasi UKM Sumut pada tahun 2026 akan melaksanakan sejumlah program prioritas daerah, kegiatan unggulan perangkat daerah, serta kegiatan pendukung lainnya.

Program strategis daerah yang menjadi fokus utama antara lain pengembangan Sumut Digital Market dan Galeri Virtual UMKM sebagai sarana perluasan akses pasar digital bagi produk-produk UMKM unggulan Sumatera Utara.

Adapun kegiatan unggulan perangkat daerah meliputi penyelenggaraan Sumut Halal Fest guna memperkuat ekosistem industri halal, pelaksanaan Fast Track Youngpreneur #LevelUp sebagai kelanjutan akselerasi 1.700 wirausaha muda melalui skema pelatihan berjenjang, optimalisasi Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) menjadi Mall UMKM, serta pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.

Sementara itu, kegiatan pendukung lainnya diperkuat melalui pengawasan dan pemeriksaan kesehatan koperasi, fasilitasi penguatan kelembagaan koperasi, penyediaan sarana dan prasarana KUMKM, pelaksanaan Urban Market UKM Kolaborasi Sumut Berkah, penyelenggaraan berbagai event, expo, dan festival UKM Kolaborasi Sumut Berkah, serta pengembangan program inkubator usaha.

“Seluruh rangkaian kegiatan tersebut secara terintegrasi berkontribusi langsung terhadap peningkatan volume usaha koperasi dan peningkatan kontribusi UMKM terhadap PDRB Provinsi Sumatera Utara,” pungkas Naslindo.

Ia optimistis tahun 2026 akan menjadi periode penguatan dan konsolidasi daya saing UMKM yang lebih berkelanjutan. UMKM dan koperasi diharapkan tidak hanya menjadi penyangga ekonomi daerah, tetapi juga tumbuh sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara yang berdaya saing, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Bootcamp Wiramuda Hebat 2026 Resmi Dibuka, 40 Pemuda Garut Ditempa Jadi Wirausahawan Tangguh

Sumatera Utara

Pemprov Sumut Tegaskan Pengadaan Transparan dan Percepat Proyek Infrastruktur Strategis

Sumatera Utara

Prabowo Dukung Penuh Pengembangan Timnas dan Pencalonan Indonesia sebagai Tuan Rumah FIFA ASEAN 2026

Sumatera Utara

Rico Waas Sambut Baik Program KUR PMI BJB, Dorong Perluasan Akses Pembiayaan bagi Warga Medan

Sumatera Utara

KPK Luncurkan E-Learning ASN Berintegritas, Jangkau 6,7 Juta Aparatur Negara

Sumatera Utara

Kemenkeu Luncurkan PERDANA, Perkuat Tata Kelola Transfer ke Daerah Berbasis Data