Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Revitalisasi Sekolah Diresmikan Menteri Dikdasmen, Bobby Nasution Mulai Sekolah Gratis di Nias dan Wilayah Terdampak Bencana

GY Simanjuntak MSi - Selasa, 06 Januari 2026 09:06 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti bersama Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dan para kepala sekolah berfoto bersama usai Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SMK Negeri 7 Medan, Minggu (4/1/2026). (Dok/

Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menegaskan komitmennya menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dimulainya program sekolah gratis pada tahun 2026 bagi seluruh SMA dan SMK di Kepulauan Nias serta sejumlah wilayah yang terdampak bencana alam.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution saat mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam acara Peresmian Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 yang digelar di SMK Negeri 7 Medan, Jalan STM Medan, Minggu.

Dalam sambutannya, Bobby Nasution menyampaikan bahwa Pemprov Sumut bergerak cepat untuk memastikan keberlangsungan proses belajar mengajar di tengah tantangan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah di awal tahun 2026. Tercatat, sebanyak 50 SMA dan SMK di Sumatera Utara terdampak bencana tersebut.

“Senin esok, semester genap dimulai dan Pemprov Sumut sudah siap melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Meski ada dua sekolah yang belum bisa beraktivitas maksimal karena dampak bencana yang besar, kami pastikan penanganan terus berjalan, Pak Menteri,” ujar Bobby Nasution.

Sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat dan upaya menjaga akses pendidikan yang merata, dilansir dari laman Diskominfo Sumut, Bobby mengumumkan kebijakan sekolah gratis tahun 2026 untuk seluruh SMA dan SMK di Kepulauan Nias.

Program serupa juga akan diterapkan di wilayah terdampak bencana, seperti Kabupaten Langkat, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, serta Kota Sibolga.

“Di Kepulauan Nias masih ditemukan desa tertinggal yang membutuhkan perhatian penuh. Kami akan menggratiskan biaya sekolah di sana, sekaligus membangun sekolah unggulan dan sekolah rakyat untuk mendukung visi besar Presiden,” tambahnya.

Bobby juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat sektor pendidikan di Sumatera Utara. Ia berharap sinergi pusat dan daerah mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang berkontribusi besar dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Kami ingin daerah kami menjadi penyumbang emas bagi Indonesia Emas 2045. Terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat bagi pendidikan di Sumatera Utara,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pemerintah pusat terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan nasional sebagai bagian dari Asta Cita keempat Presiden, yakni membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Secara nasional, anggaran revitalisasi pendidikan mencapai Rp16,9 T untuk 16 ribu sekolah di seluruh Indonesia. Kami berharap bantuan ini, termasuk papan interaktif digital yang disalurkan ke Sumatera Utara, dapat segera dimanfaatkan secara maksimal,” kata Abdul Mu’ti.

Khusus untuk Sumatera Utara, Abdul Mu’ti memaparkan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran revitalisasi sebesar Rp852 M dengan sasaran 897 satuan pendidikan. Rinciannya terdiri dari 34 PAUD, 400 SD, 240 SMP, 119 SMA, 88 SMK, 11 SLB, serta 5 PKBM/SKB.

Selain itu, dalam rangka mendukung transformasi pembelajaran, program digitalisasi pendidikan di Sumatera Utara juga telah menyalurkan sebanyak 1.778 papan interaktif digital yang akan digunakan untuk menunjang metode pembelajaran modern pada semester genap tahun 2026.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, revitalisasi infrastruktur pendidikan serta kebijakan sekolah gratis di wilayah tertinggal dan terdampak bencana diharapkan mampu memperkuat akses, kualitas, dan pemerataan pendidikan di Sumatera Utara. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Kementan Pacu Gerakan Tanam Serentak 50 Ribu Hektare di 25 Provinsi

Sumatera Utara

KPK Luncurkan Program “Desa Matang Pengadaan” untuk Perkuat Pencegahan Korupsi Dana Desa

Sumatera Utara

PSEL Medan Raya Ditargetkan Groundbreaking 2026, Olah hingga 1.700 Ton Sampah per Hari

Sumatera Utara

Kemendikdasmen Gelar Komitmen Bersama SPMB Ramah 2026/2027, Tekankan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi

Sumatera Utara

Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Idul Adha 2026, Populasi Ternak Diproyeksikan Surplus

Sumatera Utara

Pemprov Sumut Perluas Kerja Sama dengan Jepang untuk Penguatan SDM dan Tenaga Kerja