Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Perkembangan Pasar Tradisional Jadi Fokus Diskusi Rico Waas dan APPSI Medan

Dirgahayu Ginting - Kamis, 25 Desember 2025 11:08 WIB
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas berdialog dengan pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Medan saat audiensi membahas perkembangan dan tantangan pasar tradisional di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (23/12/2025). (Dok/D

Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membahas perkembangan serta tantangan pasar tradisional di tengah pesatnya pertumbuhan pasar modern dan platform belanja daring saat menerima audiensi Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Medan, di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa.

Dalam pertemuan tersebut, Rico Waas menegaskan bahwa pasar tradisional memiliki peran strategis dari masa ke masa sebagai pusat pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Namun, ia mengakui tantangan yang dihadapi pasar tradisional saat ini semakin kompleks.

“Sekarang masyarakat tidak harus datang langsung ke pasar. Cukup menunggu di rumah melalui belanja online. Ini menjadi tantangan besar yang menyebabkan minat masyarakat ke pasar tradisional terus menurun,” ujar Rico Waas.

Rico Waas yang didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Citra Effendi Capah, Kepala Bagian Perekonomian Regen, serta Pelaksana Tugas Direktur Utama PUD Pasar Agus Syahputra, menambahkan bahwa persaingan dengan pasar modern juga menjadi faktor signifikan. Pasar modern dinilai menawarkan kenyamanan, fasilitas yang lebih tertata, serta harga yang kompetitif, sementara pasar tradisional masih sering diidentikkan dengan kondisi becek dan kurang tertib.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Rico Waas mendorong adanya langkah-langkah inovatif dan solusi konkret. Salah satunya dengan membuka peluang agar pedagang pasar tradisional dapat memanfaatkan teknologi digital dan ikut berjualan secara daring.

“APPSI diharapkan dapat menjadi mata dan telinga bagi para pedagang. Sementara itu, PUD Pasar juga harus terus melakukan pembenahan. Kita perlu berinovasi dan berkreasi, termasuk menciptakan pasar tematik. Misalnya, Pasar Petisah apakah memungkinkan dikembangkan menjadi pasar khusus produk tertentu seperti yang sudah diterapkan di Jakarta dan Bandung,” jelas Rico Waas.

Sementara itu, Ketua APPSI Kota Medan Muhammad Siddiq menjelaskan bahwa audiensi tersebut juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkenalkan kepengurusan APPSI Kota Medan yang baru kepada Wali Kota Medan.

Ia mengungkapkan, saat ini APPSI Kota Medan telah memiliki 16 sekretariat dari total 52 pasar yang ada di Kota Medan. APPSI terus berupaya melakukan advokasi serta memberikan pendampingan kepada para pedagang agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan yang semakin ketat.

“Pasar merupakan ruang terbuka bagi tenaga kerja dan aktivitas ekonomi masyarakat. Para pedagang berharap fasilitas, kenyamanan, kebersihan, dan keamanan pasar dapat lebih diperhatikan agar masyarakat kembali tertarik berbelanja ke pasar tradisional,” ujar Siddiq.

Ia menambahkan, APPSI berharap Pemerintah Kota Medan dapat terus mendorong perbaikan dan penataan fasilitas pasar sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali pasar rakyat dan menjaga keberlangsungan ekonomi kerakyatan di Kota Medan. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Pemko Medan Beri Jaminan Kesehatan Korban Begal, Keluarga Apresiasi Respons Cepat Wali Kota Rico Waas

Sumatera Utara

Jateng Siapkan Pariwisata dan Ekonomi Syariah Jadi Motor Baru Ekonomi 2027

Sumatera Utara

Pemprov Jateng Borong Penghargaan Pendidikan Nasional 2026

Sumatera Utara

Kakorlantas Polri: Keselamatan Lalu Lintas Merupakan Investasi Terbesar Bangsa

Sumatera Utara

Sopir Taksi Online Diduga Ngamuk dan Rusak Mobil Pengendara di Tol JORR Pondok Pinang

Sumatera Utara

Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun untuk Infrastruktur 2026