Medan (buseronline.com) - Bantuan kemanusiaan berupa 30 ton beras dari Red Crescent Uni Emirat Arab (UEA) dipastikan tetap disalurkan kepada masyarakat Kota Medan melalui organisasi kemanusiaan nonpemerintah yang telah ditunjuk langsung oleh pihak pemberi bantuan.Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menjelaskan bahwa pengalihan penyaluran bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian serta komitmen terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan bantuan kemanusiaan, khususnya bantuan yang berasal dari luar negeri.“Bantuan tersebut sudah disalurkan ke MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) sebagai NGO yang ditunjuk langsung oleh Red Crescent UEA,” ujar Rico Waas saat memberikan keterangan di Medan.Rico menegaskan, langkah pengembalian bantuan ke pihak pemberi bukan berarti penolakan, melainkan mekanisme administratif agar bantuan dapat disalurkan sesuai dengan ketentuan dan penunjukan resmi dari Red Crescent UEA.“Kita tegaskan kembali, langkah ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian dan komitmen terhadap transparansi dalam pengelolaan bantuan, khususnya bantuan yang berasal dari luar negeri. Jadi perlu digarisbawahi, bantuan tersebut bukan ditolak, namun dialihkan penyalurannya ke MDMC,” tegas Rico.Ia menambahkan, Pemerintah Kota Medan mendukung penuh setiap bentuk bantuan kemanusiaan yang bertujuan membantu masyarakat, selama proses penyalurannya dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan prinsip tata kelola yang baik.Hal senada disampaikan perwakilan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Irsan Armadi. Ia membenarkan bahwa bantuan 30 ton beras tersebut telah diserahkan langsung oleh Perwakilan Red Crescent UEA kepada MDMC pada Rabu (17/12/2025).“Bantuan ini sudah kami terima dan akan segera disalurkan, mengingat masih banyak warga Kota Medan yang membutuhkan,” ujar Irsan.Menurutnya, MDMC sebagai organisasi kemanusiaan siap menjalankan amanah tersebut dengan menyalurkan bantuan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan dan terdampak kondisi sosial ekonomi.Dengan penyaluran bantuan melalui organisasi kemanusiaan yang ditunjuk, diharapkan distribusi 30 ton beras dari Red Crescent UEA dapat berjalan efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Medan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting