Tarutung (buseronline.com) - Tim Kementerian Keuangan Republik Indonesia bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) melakukan peninjauan lapangan terkait penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara.Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk koordinasi serta evaluasi penanganan kebencanaan sekaligus membahas dukungan kebijakan fiskal dan skema pembiayaan untuk percepatan pemulihan pascabencana.Usai meninjau langsung lokasi terdampak, rombongan Tim Kementerian Keuangan RI dan PT SMI diterima Bupati Tapanuli Utara, Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat SSi MSi, bersama Wakil Bupati Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan MEng, di ruang rapat mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Kamis.Tim Kementerian Keuangan RI yang hadir berasal dari Direktorat Jenderal Keuangan dan Perimbangan (DJKP), yakni Direktur Pembiayaan dan Perekonomian Daerah Adriyanto, Direktur Dana Transfer Umum Purwanto, beserta jajaran. Sementara dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) turut hadir Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek Faris Pranawa, Kepala Divisi Umum dan Pengadaan Cipto Adi Utomo, serta jajaran.Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran Kementerian Keuangan RI serta PT SMI di tengah situasi kebencanaan yang tengah dihadapi daerahnya. Menurut Bupati, kunjungan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam mendukung pemerintah daerah dan masyarakat yang terdampak bencana.“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen penuh melaksanakan penanganan darurat, pemulihan, rehabilitasi, hingga rekonstruksi pascabencana secara terencana, terukur, dan terkoordinasi,” ujar Bupati JTP Hutabarat.Pada kesempatan itu, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa dana tunai sebesar Rp500 juta. Bantuan tersebut telah ditransfer ke rekening donasi penanganan bencana Kabupaten Tapanuli Utara pada 18 Desember 2025 dan akan dimanfaatkan untuk mendukung upaya tanggap darurat serta pemulihan masyarakat terdampak.“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti dalam mendukung percepatan penanganan bencana di daerah kami,” kata Bupati.Selain itu, Bupati juga memaparkan kondisi terkini dampak bencana, meliputi kerusakan infrastruktur, penanganan pengungsi, pemulihan layanan dasar, serta rencana pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi masyarakat yang terdampak berat.Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Tapanuli Utara turut menyampaikan harapan dukungan dari Kementerian Keuangan RI dan PT SMI terkait restrukturisasi dan perpanjangan jangka waktu (tenor) Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahun 2020. Langkah ini dinilai penting guna menjaga keberlanjutan fiskal daerah di tengah upaya percepatan pemulihan pascabencana.Melalui kunjungan lapangan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, BUMN, dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mempercepat pemulihan pascabencana, serta memastikan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Tapanuli Utara dapat kembali berjalan secara optimal. (Galung)