Tarutung (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program InJourney Airports Ramah Difabel Tahun 2025 yang diselenggarakan PT Angkasa Pura Indonesia di Bandara Raja Sisingamangaraja XII Silangit, Siborongborong, Rabu.Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan ST MEng, didampingi Ketua TP PKK Ny, Neny Angelina JTP Hutabarat, serta jajaran PT Angkasa Pura Indonesia dan unsur pemerintah daerah.Dalam sambutannya, yang disampaikan mewakili Bupati Tapanuli Utara Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat SSi MSi, Wakil Bupati Deni mengapresiasi komitmen PT Angkasa Pura Indonesia dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility).Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dinilai penting untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.“Kehadiran bantuan sosial ini menunjukkan bahwa semangat kepedulian dan gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun bangsa dan daerah. Bantuan ini merupakan bentuk komitmen untuk memberikan kesempatan yang setara bagi setiap warga negara agar dapat hidup mandiri dan bermartabat,” ujar Wakil Bupati Deni Lumbantoruan.Dalam kegiatan ini, PT Angkasa Pura Indonesia menyerahkan bantuan kaki palsu bagi penyandang disabilitas, masing-masing 14 unit untuk Kabupaten Toba dan 6 unit untuk Kabupaten Tapanuli Utara. Selain itu, sebanyak 30 siswa dari SD Negeri Silangit dan SD Negeri Pariksabungan menerima bantuan kacamata baca.Tak hanya itu, General Manager PT Angkasa Pura II Indonesia Bandara Sisingamangaraja XII, Herdanu Novanto, juga menyerahkan bantuan pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di tiga titik wilayah Tarutung senilai Rp100 juta. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan lingkungan dan kebersihan permukiman di daerah tersebut.Program Airports Ramah Difabel ini menjadi wujud nyata kepedulian PT Angkasa Pura Indonesia dalam menciptakan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, sekaligus memperkuat kerjasama dengan pemerintah daerah untuk membangun masyarakat yang inklusif dan sejahtera. (Galung)