Silaen (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat menangani longsor yang terjadi di tiga titik berbeda di Kecamatan Silaen akibat hujan deras, Selasa (16/12/2025) malam hingga Rabu (17/12/2025) dini hari. Sebanyak tiga unit alat berat dikerahkan untuk menormalkan kondisi jalan dan memastikan arus lalu lintas kembali lancar.Longsor pertama terjadi di Desa Parsambilan sekitar pukul 20.00 WIB. Tembok tanah sepanjang sekitar 30 meter runtuh ke badan jalan, menutupi separuh ruas jalan. Meski demikian, kendaraan masih dapat melintas. Satu unit excavator diturunkan untuk membersihkan material longsor dan memulihkan akses jalan.Kejadian kedua menimpa ruas jalan Silimbat–Parsoburan, tepatnya di kawasan Panatapan, Desa Ombur, pada pukul 01.00 WIB. Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutupi badan jalan, bahkan sebagian jalan terbelah dan runtuh ke jurang sepanjang 50 meter. Kondisi ini sempat menghambat arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan. Untuk penanganan darurat, Dinas PUPR menurunkan dua unit alat berat, yakni excavator dan backhoe loader.Longsor ketiga terjadi di Bulu Silape, Desa Pardomuan. Setelah menyelesaikan penanganan di Bulu Silape, alat berat kemudian dialihkan ke lokasi Desa Parsambilan.Seksianton Hutabarat dari Dinas PUPR Kabupaten Toba menyampaikan bahwa tim PUPR bersama Kepala Dinas PUPR Gumianto Simangunsong telah tiba di lokasi sebelum pukul 02.00 WIB.“Begitu menerima laporan berupa foto dan titik lokasi longsor dari masyarakat sekitar pukul 01.00 WIB, tim langsung mempersiapkan alat berat untuk diterjunkan ke lokasi,” ujarnya.Proses pengerjaan sempat sedikit tertunda karena perlu izin dari pemilik lahan untuk menarik material longsoran agar perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh dan aman.Camat Silaen, Tumpal Panjaitan, menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah kabupaten. “Atas nama Pemerintah Kecamatan Silaen, pemerintah desa se-Kecamatan Silaen, serta seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Toba, khususnya Dinas PUPR, atas gerak cepat dan penanganan yang baik dalam memperbaiki jalan longsor di Desa Ombur dan Parsambilan,” ungkap Tumpal Panjaitan.Saat ini, arus lalu lintas di ketiga lokasi longsor berangsur normal. Meski demikian, pengendara tetap diimbau waspada karena kondisi jalan masih licin dan terdapat sisa material longsor yang masih labil.Pemerintah Kabupaten Toba menegaskan komitmennya untuk terus menanggapi laporan warga secara cepat guna menjaga keselamatan masyarakat dan kelancaran transportasi di wilayah terdampak bencana. (Galung)