Medan (buseronline.com) - Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumatera Utara–Aceh bekerja sama dengan GBI Rumah Persembahan, Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI), serta PT Charoen Pokphand Indonesia menyalurkan tali kasih Natal 2025 kepada sekitar 7.000 guru sekolah Kristen dan ratusan wartawan yang tersebar di berbagai daerah di Sumatera Utara.Kegiatan yang berlangsung penuh sukacita ini digelar di GBI Rumah Persembahan, Medan, Senin, dan dihadiri para tokoh pendidikan Kristen, pengurus organisasi, serta perwakilan insan pers.Ketua MPKW Sumut–Aceh, Dr RE Nainggolan MM, mengatakan penyaluran tali kasih ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen nyata terhadap para guru Kristen yang selama ini mengabdi dengan keterbatasan kesejahteraan, namun tetap setia mendidik generasi muda dalam iman dan pengetahuan.“Jangan melihat dari isi pemberian ini, tetapi lihatlah komitmen dan kecintaan kami untuk membantu para guru. Sampai hari ini masih ada guru yang menerima gaji sekitar Rp500 ribu per bulan, namun mereka tetap setia mendidik anak-anak, bukan hanya dalam ilmu pengetahuan tetapi juga dalam iman,” ujar RE Nainggolan.Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara itu menjelaskan, bantuan Natal tidak hanya diberikan di Kota Medan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah lain seperti Nias, Simalungun, Kabanjahe, dan Tapanuli Utara. Dari sekitar 7.000 guru sekolah Kristen di wilayah Sumut–Aceh, hampir 4.000 orang telah menerima bantuan pada rangkaian perayaan Natal 2025 ini.“Memang belum seluruhnya dapat kami jangkau. Namun kami berharap Natal 2025 ini menjadi motivasi bagi para guru untuk terus melayani dengan hati, membangun generasi Kristen yang cerdas, beriman, dan berkarakter,” kata pria yang akrab disapa Pak RE itu.RE Nainggolan menambahkan, MPKW Sumut–Aceh memiliki visi membangun transformasi peserta didik yang unggul, adaptif, berkomitmen tinggi, serta berkarakter rendah hati. Karena itu, para guru diharapkan tetap menjadi pionir dan teladan dalam dunia pendidikan Kristen.Ia juga menegaskan bahwa MPKW Sumut–Aceh bersama GBI Rumah Persembahan, YSKI, dan PT Charoen Pokphand Indonesia berkomitmen menjadi lembaga yang sehat, tangguh, serta terus memberi kontribusi positif bagi bangsa dan gereja.Acara tersebut turut dihadiri Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik, serta sejumlah pengawas dan tokoh pendidikan Kristen, di antaranya Sanggam Hutagalung, Dr Parapat Gultom, Veronika Sitanggang, Pdt Edy Prayitono, Jadi Pane, dan lainnya.Sebelum penyerahan tali kasih, kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin oleh Dr Josua Ginting.Dalam sambutannya, Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan MPKW Sumut–Aceh, GBI Rumah Persembahan, YSKI, dan PT Charoen Pokphand kepada para wartawan.“Luar biasa perhatian Bapak RE Nainggolan kepada wartawan. Saat ini sekitar 100 wartawan menerima tali kasih. Ini membuktikan bahwa kami masih diperhatikan. Terima kasih atas kepedulian ini,” ujar Farianda.Farianda yang juga baru terpilih sebagai Ketua BM-3 Sumut menyinggung masih adanya guru yang menerima gaji sangat rendah. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama.“Ini akan kami suarakan agar menjadi perhatian pemerintah, sehingga kesejahteraan guru dapat ditingkatkan,” katanya.Sementara itu, Ketua Panitia Natal 2025 PWI Sumut, Charles Daulay, turut menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepedulian yang diberikan oleh MPKW Sumut–Aceh, GBI Rumah Persembahan, YSKI, dan PT Charoen Pokphand Indonesia kepada para guru dan wartawan.Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat Natal 2025 membawa penguatan, penghiburan, serta motivasi bagi para guru dan insan pers untuk terus berkarya dan melayani dengan penuh dedikasi. (Galung)