Aceh Tamiang (buseronline.com) - Universitas Audi Indonesia menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu.Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan donasi yang dihimpun dari Ketua Yayasan Audi Husada, Rektor Universitas Audi Indonesia, tenaga pengajar, mahasiswa, alumni, serta masyarakat yang turut berpartisipasi dalam aksi solidaritas kemanusiaan.Donasi yang terkumpul kemudian disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak bencana, termasuk salah seorang alumni Universitas Audi Indonesia yang menjadi korban banjir dan longsor.Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Rektor III Universitas Audi Indonesia, Dr Hj Fitriani Manurung MPd, bersama perwakilan sivitas akademika dan mahasiswa. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban serta membantu proses pemulihan pascabencana.Rektor Universitas Audi Indonesia, Faija Sihombing SKM MKes, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penggalangan dana tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas sivitas akademika Universitas Audi Indonesia terhadap sesama.“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dosen, mahasiswa, alumni, dan masyarakat yang telah berdonasi. Bantuan ini adalah bentuk empati dan kepedulian Universitas Audi Indonesia terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan memberikan semangat bagi para korban untuk bangkit kembali,” ujar Faija Sihombing.Ia menambahkan, Universitas Audi Indonesia berkomitmen untuk terus hadir dan berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat.Melalui kegiatan ini, Universitas Audi Indonesia berharap dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat, terutama dalam menghadapi situasi darurat akibat bencana alam. (P3)
Editor
: GY Simanjuntak MSi