Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, resmi membuka pasar murah menjelang Natal dan Tahun Baru 2026 di halaman Gereja GKPI Jemaat Khusus Sidorame, Jalan Pelita II, Medan Perjuangan, Rabu.Pasar murah ini digelar di 53 titik yang tersebar di 21 kecamatan dengan tujuan meringankan beban masyarakat menghadapi lonjakan harga bahan pokok.Dalam sambutannya, Wali Kota Rico Waas menekankan bahwa menjelang akhir tahun sering terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional maupun supermarket. Hal ini menjadi salah satu penyebab inflasi."Maka dari itu Pemko Medan menggelar pasar murah jelang Natal dan Tahun Baru, dengan tujuan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau," ujar Rico Waas.Rico menegaskan bahwa pasar murah adalah bentuk komitmen Pemko Medan dalam menyediakan bahan pokok dengan harga lebih murah agar masyarakat dapat menghemat pengeluaran."Pasar murah ini komitmen Pemko Medan untuk membantu masyarakat dalam menyambut Natal dan Tahun Baru. Setidaknya ini bisa meringankan biaya yang dikeluarkan masyarakat," tambahnya.Wali Kota Medan menekankan pentingnya memastikan stok bahan pokok selalu tersedia selama pasar murah berlangsung."Saya minta stok bahan pokok di Pasar Murah diperhatikan. Jangan setelah launching tiba-tiba kehabisan atau kosong stoknya. Pantau terus selama pelaksanaan pasar murah," tegas Rico.Selain membuka pasar murah, Rico juga menyerahkan bantuan peralatan sebanyak 122 unit (16 jenis) kepada 60 kelompok usaha bersama dan koperasi binaan Dinas Koperasi UKM Perindag."Saya berharap bantuan ini dapat membantu meningkatkan usaha masyarakat dan meningkatkan kualitas kehidupan pelaku usaha," ucapnya.Plt Kadis Koperasi UKM Perindag, Citra Effendi Capah, menjelaskan pasar murah ini digelar untuk mengendalikan inflasi daerah, menstabilkan harga, dan meningkatkan daya beli masyarakat menengah ke bawah."Pasar murah berlangsung selama 10 hari, dari tanggal 10 hingga 20 Desember, dengan 8 jenis produk yang dijual: beras kualitas medium, gula pasir, telur, tepung terigu, kacang kupas, margarin, minyak goreng, dan sirup," jelas Citra.Harga kebutuhan pokok yang dijual setelah disubsidi antara lain:Beras Rp 12.500 per kgGula pasir Rp 14.000 per kgTelur Rp 1.550 per butirTepung terigu Rp 11.800 per kgKacang tanah kupas Rp 31.300 per kgMinyak goreng Sania Rp 17.800 per kgMargarin Rp 4.900 per bungkusSirup raspberry Rp 18.667 per botolDengan pasar murah ini, Pemko Medan berharap masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.Langkah ini juga menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pelaku usaha lokal. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting