Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menghadirkan program Fast Track Young Preneur (FYP) 2025 untuk mendorong 1.700 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) naik kelas.Program ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ekosistem wirausaha muda di Sumut. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sumut, Surya, saat membuka FYP 2025 di Hotel Grand Mercure, Medan, Rabu.“Ini adalah momentum penting bagi kebangkitan wirausaha muda dan UMKM Sumut. Struktur ekonomi kita masih menghadapi tantangan mendasar, 98% pelaku usaha di Sumut adalah usaha mikro, namun hanya sebagian kecil yang naik kelas,” ujar Surya.Menurut Surya, FYP merupakan wahana pembinaan berjenjang yang mencakup pelatihan, pendampingan, sertifikasi, kurasi, business coaching, akses pembiayaan, hingga business matching.“Saya ingin menegaskan bahwa kolaborasi adalah pendorong pertumbuhan ekonomi Sumut yang cepat, inklusif, dan berkelanjutan,” tambahnya.Wagub juga menekankan pentingnya membangun karakter dan integritas bisnis bagi pelaku usaha muda, serta menuntaskan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, dan standar kualitas produk.“Terus lakukan inovasi dan digitalisasi. Dunia usaha saat ini adalah dunia digital. Tanpa adaptasi, kita tertinggal. Pelaku UMKM, beranilah scale-up dan bermitra,” pesan Surya.Pemprov Sumut menegaskan komitmennya untuk melanjutkan FYP di tahun berikutnya dengan memperluas inkubasi di sektor strategis, memfasilitasi akses permodalan, memperkuat kurasi dan standardisasi produk, serta memperbesar akses ke pasar modern maupun ekspor.Program ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas wirausaha muda, memperluas jaringan usaha, dan membantu UMKM Sumut bertransformasi menjadi pelaku ekonomi yang lebih kompetitif. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting