Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Dokter, Perawat, dan Tenaga Kesehatan Disiagakan Pemprov Sumut di Daerah Terdampak Bencana

EM Bukit MKes - Senin, 08 Desember 2025 06:19 WIB
Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rizal Lubis, memberikan keterangan dalam Temu Pers penanganan bencana di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (5/12/2025). (Dok/Diskominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus memperkuat layanan kesehatan bagi warga terdampak banjir, longsor, dan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah sejak 26 November 2025.Tenaga medis disiagakan di berbagai lokasi bencana, posko darurat, dan titik pengungsian untuk memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat terpenuhi secara cepat dan tepat.Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rizal Lubis, dalam Temu Pers di Kantor Gubernur Sumut, Jumat, yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfo Sumut.Hamid mengungkapkan bahwa hingga saat ini Dinkes Sumut telah menangani 1.890 korban luka ringan dan 94 korban luka berat di daerah terdampak seperti Tapanuli Tengah (Tapteng), Sibolga, Tapanuli Selatan (Tapsel), dan Langkat.Sementara itu, 41.950 warga terpaksa mengungsi, 167 orang masih dinyatakan hilang, dan 313 warga meninggal dunia akibat bencana dalam sepekan terakhir.“Sejak awal bencana terjadi, kami langsung berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten/kota untuk melakukan upaya kesehatan di lokasi-lokasi terdampak,” ujar Hamid. Ia menambahkan bahwa Pemprov Sumut juga bekerja sama dengan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Regional Sumatera dalam mempercepat penanganan.Hamid menjelaskan bahwa tim kecil yang dikirim ke Tapteng dan Sibolga sempat tertahan di wilayah Tapsel karena jalan terputus akibat longsor. Kondisi tersebut membuat tim memberikan pelayanan kesehatan darurat di wilayah Batangtoru, Tapsel.“Kita turunkan dokter, perawat, tenaga farmasi, kesehatan lingkungan, dan surveilans. Besoknya (27/11/2025), kita tempatkan 3 dokter, 3 perawat, dan 2 petugas surveilans untuk membantu pelayanan kesehatan di sana,” jelasnya.Di Kabupaten Langkat, Dinkes Sumut menurunkan tim medis lengkap dan menerapkan mekanisme rotasi tenaga kesehatan antar kecamatan untuk memastikan pelayanan berjalan maksimal. Upaya ini dilakukan bersama pemerintah kabupaten, pemerintah pusat, dan berbagai organisasi pendukung penanganan bencana.“Pada fase pascabencana akan muncul berbagai permasalahan kesehatan. Karena itu, upaya pencegahan sangat penting agar penyakit dapat kita tangani sedini mungkin,” tegas Hamid.Dinkes Sumut mencatat terdapat 18 rumah sakit, 19 puskesmas pembantu, 25 puskesmas, serta sejumlah poskesdes mengalami dampak banjir dan longsor. Sebagian fasilitas tersebut tidak dapat beroperasi karena terendam air hingga setinggi pinggang orang dewasa.Untuk menjangkau daerah terisolir, Pemprov Sumut mendapat bantuan dari relawan berbagai provinsi, komunitas, hingga organisasi masyarakat.“Kami arahkan seluruh relawan agar berkoordinasi dengan dinkes kabupaten agar pelayanan tetap terintegrasi,” ujarnya.Hamid menyebutkan sejumlah penyakit yang berpotensi menyerang pengungsi, antara lain: penyakit kulit, diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serta demam.Karena itu, ia meminta pemerintah kabupaten/kota segera mendata kebutuhan obat-obatan dan bahan medis habis pakai.“Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, kami berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Kami juga meminta dinkes kabupaten/kota mendata sarana dan prasarana kesehatan yang terdampak untuk kita kompilasikan dan laporkan ke pusat,” katanya.Hamid berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, tenaga kesehatan, dan relawan dapat memastikan pelayanan kesehatan bagi korban bencana berlangsung optimal hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih.“Seluruh upaya lintas sektor ini kami lakukan agar masyarakat yang terdampak bisa segera mendapatkan pelayanan terbaik,” tutupnya. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Pelaksanaan TKA SMP di Banten Lancar, Wamendikdasmen Apresiasi Sekolah

Sumatera Utara

1,8 Juta Lebih Siswa Ikuti Hari Pertama TKA SMP, Pelaksanaan Berjalan Lancar

Sumatera Utara

TKA SMP/MTs Digelar, Siswa SMPLB Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Sumatera Utara

Dedi Mulyadi Dukung Pembangunan Fakultas Kedokteran UIN Bandung, Syaratkan Akses Gratis bagi Warga Miskin

Sumatera Utara

Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Campak bagi Nakes Usai Perluasan Indikasi untuk Dewasa

Sumatera Utara

Puluhan Suspek Campak Ditemukan, Pemkab Rembang Tingkatkan Kewaspadaan