Balige (buseronline.com) - Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di Kabupaten Toba berlangsung penuh haru dan sukacita. Dalam upacara yang digelar di kompleks Gereja HKBP Sigumpar, Senin (1/12/2025), Bupati Toba Effendi Sintong Panangian Napitupulu SE menunjukkan apresiasi mendalam kepada sosok guru yang telah membentuk perjalanan hidupnya.Dalam momentum istimewa tersebut, Bupati Effendi memberikan sekuntum bunga dan kue ulang tahun kepada Ali, guru matematika yang pernah mengajarnya semasa duduk di bangku SD Yayasan Bona Pasogit, Kecamatan Parmaksian. Ia mengaku sosok gurunya itu adalah bagian penting dari perjalanan kariernya hingga menjadi pemimpin daerah.“Bapak ini adalah pahlawan tanpa tanda jasa,” ujar Effendi sambil tersenyum, didampingi sang istri yang juga Ketua TP PKK Toba, Astita Simanjuntak.Bupati Effendi bertindak sebagai pembina upacara dan membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Seusai upacara, dilanjutkan dengan seremoni tiup lilin dan pemotongan kue bersama Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Dr Joko Ahmad Julifan MSi, Forkopimda, Pj Sekda Toba Paber Napitupulu, Ketua TP PKK Toba Ny Astita Effendi Napitupulu serta para pejabat lainnya.Dalam sambutannya, Bupati Effendi menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh guru dan menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di Toba. Ia meminta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga untuk meningkatkan jumlah siswa yang diterima di SMA Unggul pada tahun mendatang.“Tahun depan jumlah anak didik yang masuk SMA Unggul harus meningkat dari tahun ini. Kita akan lihat stimulus apa yang perlu diberikan kepada kepala sekolah dan guru,” tegasnya.Kepala BBGTK, Dr Joko Ahmad Julifan, mengingatkan bahwa tema HGN tahun ini, “Guru Hebat Indonesia Kuat,” menegaskan peran guru sebagai agen pembelajaran dan peradaban. Menurutnya, guru merupakan ujung tombak dalam membangun generasi muda yang berkualitas.Ia menambahkan bahwa pemerintah telah mengambil langkah konkret melalui peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru, termasuk penyediaan beasiswa, pelatihan, dana sertifikasi, hingga insentif untuk guru honorer.Sebagai penanda dibukanya rangkaian pentas seni, Bupati Effendi dan Joko Ahmad Julifan membuka acara dengan gondang. Sebelum meninggalkan panggung, Bupati dan istri menyerahkan ulos sebagai bentuk penghormatan kepada Kepala BBGTK.Pentas seni berlangsung meriah dengan tampilan tortor, paduan suara, konser gitar, mangandung, dan berbagai pertunjukan budaya lainnya yang melibatkan siswa dan guru.Peringatan HGN di Toba tahun ini bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum penghargaan bagi para pendidik serta refleksi pentingnya peran guru dalam membangun masa depan generasi bangsa. (Galung)
Editor
: GY Simanjuntak MSi