Sumut (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi pengungsian korban banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin.Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo melakukan peninjauan ke sejumlah titik pengungsian. Presiden mengecek kondisi tempat pengungsian sementara, fasilitas tidur warga, serta posko kesehatan. Presiden juga menyempatkan diri menyapa dan berdialog langsung dengan masyarakat terdampak banjir untuk mendengar keluhan serta kebutuhan mereka.Usai mendampingi kunjungan Presiden, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Presiden memberikan sejumlah instruksi tegas terkait penanganan dampak bencana banjir di wilayah tersebut. Salah satu yang menjadi fokus utama adalah percepatan perbaikan infrastruktur, khususnya jalur transportasi yang terputus akibat bencana alam.“Ada beberapa hal yang menjadi perhatian, terutama terkait jalur yang terputus. Arahan Bapak Presiden agar segera dilakukan perbaikan,” ujar Kapolri.Selain infrastruktur, Presiden juga menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak, termasuk logistik harian dan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang diperlukan untuk menunjang aktivitas masyarakat.“Intinya beliau memerintahkan agar seluruh kegiatan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam benar-benar dimaksimalkan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik,” kata Sigit.Kapolri menjelaskan, instruksi Presiden tersebut telah disampaikan kepada seluruh instansi terkait, mulai dari kementerian, lembaga, TNI, Polri, hingga unsur Forkopimda setempat. Menurutnya, penanganan bencana alam membutuhkan sinergi dan kerja sama lintas sektor agar respons yang diberikan dapat cepat dan tepat sasaran.“Saya kira seluruh kementerian dan lembaga, TNI, Polri, BNPB, Kementerian PUPR, Kementerian PMK, gubernur, bupati, hingga wali kota sudah mendengar arahan tersebut dan tentunya akan segera menindaklanjutinya,” ucap Kapolri.Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyerahkan bantuan kemanusiaan secara simbolis bertajuk Polri untuk Masyarakat. Bantuan tersebut terdiri dari tujuh truk yang memuat bahan makanan, pakaian, serta berbagai kebutuhan pokok untuk membantu warga korban banjir di Tapanuli Tengah.Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi selama masa penanganan bencana. (R)