Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan dukungannya terhadap Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) dalam mengenalkan nilai-nilai Islam kepada generasi muda melalui seni.Ia menekankan bahwa kegiatan seni bernuansa Islami seharusnya tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter sejak usia dini hingga dewasa.“Kegiatan qasidah dan seni jangan hanya sebatas seremonial saja, karena memiliki banyak manfaat bagi generasi muda, baik dalam aspek pengembangan diri, kreativitas, hingga pembentukan karakter,” ujar Bobby saat bertemu Dewan Pengurus Wilayah LASQI Provinsi Sumatera Utara di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Jumat.Bobby menilai bahwa seni qasidah merupakan media efektif untuk memperkenalkan ajaran Islam kepada semua lapisan usia. Ia mendorong agar qasidah diperluas ke kalangan generasi muda sehingga tetap relevan dan tidak kalah populer dibanding musik modern seperti K-Pop.“Kita tahu bersama seni qasidah memiliki keunggulan yang tidak bisa ditandingi oleh hiburan modern,” tambahnya.Untuk memperluas syiar seni qasidah, Bobby meminta LASQI berkolaborasi dengan berbagai platform media, termasuk televisi, radio, dan podcast, agar penyebaran nilai-nilai keislaman melalui seni dapat lebih masif.Sementara itu, Ketua Harian LASQI Sumut, Ridho Rahadian Fauzan, menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar Festival Seni Qasidah Tingkat Sumut pada 24–28 November 2025 di Asrama Haji Medan.“Dari 33 kabupaten/kota, sudah ada 19 yang mendaftar. Akan ada berbagai perlombaan seperti bintang vokalis tingkat anak, remaja, dan dewasa, serta lomba rebana klasik dan pop religi,” ungkapnya.Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprovsu Basarin Yunus Tanjung dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap, yang turut mendukung langkah LASQI dalam menanamkan nilai-nilai Islam melalui seni kepada generasi muda. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi