Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berencana menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memberikan pelatihan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sumut agar dapat terjun ke pasar modal. Langkah ini diambil sebagai upaya mencegah ASN terlibat praktik judi online (judol) maupun kegiatan ilegal lainnya.Rencana tersebut disampaikan Bobby saat menerima audiensi Kepala OJK Sumut Khoirul Muttaqien di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Kamis. Menurutnya, literasi pasar modal dapat menjadi solusi untuk membantu ASN meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan hingga berpotensi memperoleh penghasilan tambahan secara legal.“Saya harap OJK bisa mengajak ASN kami ke pasar modal, latih mereka agar mahir ketimbang main judi online atau yang tidak legal. Mohon diarahkan, misalnya dibuatkan kelas atau pelatihan lainnya,” ujar Bobby Nasution.Bobby menuturkan bahwa pasar modal di Sumut termasuk salah satu yang paling berkembang di Indonesia. Bahkan, pasar modal syariah Sumut telah lima kali dinobatkan sebagai yang terbaik secara nasional.Meski minat masyarakat Sumut untuk berinvestasi cukup tinggi, Bobby menilai pemahaman publik terhadap pasar modal masih perlu ditingkatkan. Tidak jarang, masyarakat menganggap kerugian investasi sebagai “uang sekolah” akibat kurangnya literasi dan pendampingan yang memadai.“Banyak masyarakat Sumut yang sudah terjun ke pasar modal, tetapi belum begitu paham ilmunya. Ketika gagal, mereka anggap itu ‘uang sekolah’. Mudah-mudahan dengan komitmen OJK, ilmu masyarakat kita bisa bertambah,” kata Bobby.Kepala OJK Sumut Khoirul Muttaqien menyatakan kesiapannya mendukung peningkatan literasi pasar modal bagi ASN Pemprov Sumut. Ia menegaskan bahwa edukasi keuangan yang tepat akan mendorong pertumbuhan pasar modal yang lebih sehat dan berdampak positif terhadap ekonomi daerah.“Kita siap dan memang terus berkoordinasi dengan Bu Poppy (Kabiro Perekonomian Pemprov Sumut). Apalagi pasar modal syariah Sumut salah satu yang paling tinggi pertumbuhannya. Kita berharap ini terus meningkat,” kata Khoirul.Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan M Armand Effendy Pohan, Kabiro Perekonomian Poppy Marulita Hutagalung, Kepala Bapelitbang Dikky Anugerah, jajaran OJK Sumut, Kabid IKP Diskominfo Sumut Porman Mahulae, serta sejumlah perwakilan OPD terkait.Inisiatif pelatihan pasar modal bagi ASN ini diharapkan mampu memperkuat literasi keuangan aparatur negara serta mencegah mereka terlibat praktik perjudian online yang semakin marak. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting