online.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara tengah menyusun strategi pengembangan kawasan unggulan daerah dengan fokus pada tiga sektor utama, yaitu perkebunan, perikanan, dan peternakan.Ketiga sektor tersebut diarahkan untuk menghasilkan komoditas bernilai industri guna mendorong peningkatan ekonomi daerah secara berkelanjutan.Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution mengungkapkan bahwa penentuan komoditas unggulan tengah dirumuskan secara komprehensif.Untuk sektor perkebunan, tiga komoditas diprioritaskan yaitu kelapa, kopi, dan aren. Pada sektor perikanan, pengembangan akan difokuskan pada produk ikan asin dan ikan teri. Sementara pada sektor peternakan, Pemprov masih mengkaji apakah sapi potong atau kambing sapera yang akan menjadi komoditas utama.“Masih dalam tahap perencanaan, kita sedang merumuskan strategi yang tepat. Bukan hanya sekadar memberikan bantuan lalu terputus, tetapi benar-benar berkelanjutan sehingga outputnya jelas terlihat,” ujar Bobby Nasution saat memimpin rapat bersama Dinas Perkebunan dan Peternakan serta Dinas Kelautan dan Perikanan di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Kamis.Bobby menjelaskan bahwa pengembangan komoditas unggulan tersebut dirancang melalui lima tahapan besar. Tahap pertama adalah perencanaan yang berlangsung sepanjang 2025 hingga 2026. Tahap berikutnya meliputi pengadaan dan pembangunan infrastruktur pada 2026, disusul penguatan sumber daya manusia (SDM) juga pada tahun yang sama.Memasuki 2027–2028, Pemprov Sumut akan fokus pada hilirisasi, yaitu mendorong komoditas unggulan melalui proses pengolahan agar memiliki nilai tambah lebih tinggi. Tahap terakhir adalah pengembangan menuju skala industri pada 2029.“Menuju arah industri tentu membutuhkan waktu, tapi program ini akan memberi dampak signifikan bagi perekonomian Sumut dan meningkatkan kesejahteraan petani serta peternak kita,” jelas Bobby yang turut didampingi Kepala Bappelitbang Sumut, Dikky Anugerah Panjaitan.Program pengembangan tiga sektor unggulan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto serta menjadi program prioritas pasangan Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Surya. Bobby menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut membutuhkan komitmen dan kerja keras semua pihak.“Kita harus benar-benar bekerja keras untuk mencapai target ini. Ini bukan pekerjaan mudah dan tentu tidak singkat, tapi dampaknya akan signifikan bagi Sumatera Utara,” pungkasnya.Rapat koordinasi tersebut menjadi langkah awal dalam penyusunan strategi jangka panjang yang diharapkan mampu memperkuat sektor unggulan Sumut dan membuka peluang baru bagi industri daerah. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting