Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) kembali menyalurkan Dana Bagi Hasil (DBH) Tahun 2023–2025 kepada pemerintah kabupaten dan kota di Sumut. Pada tahap ketiga ini, total dana yang didistribusikan mencapai Rp601 M.Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution di Aula Tengku Rizal Nurdin, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu.“Saya harap penyaluran dana ini dapat dimanfaatkan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperlancar pelaksanaan tugas-tugas di daerah,” ujar Bobby Nasution dalam sambutannya.Sebelumnya, Pemprov Sumut telah menyalurkan DBH untuk periode yang sama sebesar Rp1,8 T. Dengan demikian, total DBH yang telah dan akan disalurkan sepanjang tahun ini mencapai sekitar Rp3,5 T.Bobby menyebut, Pemprov Sumut berkomitmen menyelesaikan seluruh penyaluran DBH tahun 2023–2025 pada tahun ini juga.“Kita berkomitmen menyelesaikannya tahun ini, termasuk untuk tahun berjalan 2025. Saat ini kas daerah kita sekitar Rp1 T, dan akan kita gunakan untuk distribusi DBH,” jelasnya.Gubernur Bobby juga mengingatkan seluruh kepala daerah di Sumatera Utara agar mengoptimalkan penggunaan DBH untuk program-program prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.Ia menegaskan pentingnya penyelarasan antara program utama Presiden, Pemprov Sumut, dan pemerintah kabupaten/kota, terutama dengan adanya penyesuaian nilai Transfer ke Daerah (TKD) tahun depan.“Angkanya sekitar Rp9 T untuk seluruh Pemda di Sumut. Saya harap program utama Presiden, Pemprov Sumut, dan kabupaten/kota dapat kita selaraskan. Kegiatan tambahan lainnya bisa disesuaikan jika pendapatan daerah meningkat,” ujarnya.Kegiatan penyaluran DBH ini dirangkaikan dengan agenda Penguatan Penerapan Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh, Wakil Gubernur Sumut Surya, seluruh bupati/wali kota se-Sumut, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov dan kabupaten/kota.Dalam kesempatan itu, Bobby juga menekankan pentingnya kolaborasi antarpemerintah daerah untuk menciptakan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.“Kita ingin agar setiap rupiah dari DBH benar-benar kembali ke masyarakat dalam bentuk pelayanan publik dan pembangunan daerah,” pungkasnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting