Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Penurunan Harga Cabai Hingga Rp35 Ribu/Kg, Sumut Pastikan Pasokan Terkendali

Dirgahayu Ginting - Senin, 27 Oktober 2025 11:23 WIB
Warga berbelanja cabai merah saat operasi pasar yang digelar Satgas Penanganan Inflasi Pemprov Sumut di Pasar Petisah, Medan. (Dok/Diskominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dalam menekan laju inflasi kembali menunjukkan hasil positif. Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional Kota Medan turun signifikan hingga menyentuh kisaran Rp35 ribu sampai Rp55 ribu per kilogram.Penurunan harga ini merupakan hasil intervensi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Inflasi bentukan Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, yang kembali melakukan operasi pasar melalui pendistribusian cabai merah dari Pulau Jawa.Distribusi dilakukan di 21 titik lokasi pasar dan pusat keramaian di Kota Medan. Berdasarkan pantauan wartawan di Pasar Petisah, Sabtu (25/10/2025), sebanyak 500 kilogram cabai merah disalurkan oleh Satgas yang terdiri dari kolaborasi tiga BUMD Pemprov Sumut, yaitu PD Aneka Industri dan Jasa (AIJ), PT Dirga Surya, serta PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU).“Hari ini kita lakukan intervensi harga cabai merah agar inflasi bisa ditekan. Sekarang harga cabai sudah berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram,” ujar Direktur Utama PT Dirga Surya, Ari Wibowo, di sela kegiatan.Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dirut PD AIJ Swangro Lumbanbatu, Dirut PT PPSU Ferry Indra, serta Dirut PDAM Tirtanadi Ardi Surbakti.Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme masyarakat cukup tinggi menyambut penurunan harga cabai tersebut.“Alhamdulillah, sekarang bisa beli cabai lebih murah. Tadi saya beli dua kilogram,” ujar Suriati, salah seorang warga Medan yang berbelanja di Pasar Petisah.Sementara itu, Ismawati, pedagang cabai setempat, mengaku senang dengan ketersediaan stok cabai berkualitas. “Lumayan bang, cabainya bagus-bagus juga kondisinya,” katanya.Menurut Ari Wibowo, langkah intervensi ini merupakan bagian dari strategi cepat Pemprov Sumut untuk mengendalikan inflasi pangan. Ia menegaskan, operasi pasar serupa akan terus digelar secara rutin, dengan melibatkan para pedagang pasar dan kelompok tani.“Ke depan, kolaborasi antarinstansi akan terus kita optimalkan agar inflasi tetap terkendali dan beban masyarakat berkurang,” jelas Ari.Ia juga memastikan stok cabai di Kota Medan dan wilayah Sumut aman. Selain mendatangkan dari Pulau Jawa, Pemprov Sumut akan memperkuat kerja sama dengan petani lokal serta pemerintah kabupaten/kota untuk menjaga stabilitas pasokan.Sebelumnya, intervensi harga juga telah dilakukan di sejumlah pasar besar seperti Pasar Induk Lau Cih, Pasar MMTC, Pasar Sei Sikambing, Pusat Pasar, Pasar Sukaramai, serta beberapa pasar di Kabupaten Deliserdang.Langkah distribusi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, yang meminta agar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bergerak cepat menjaga stabilitas harga bahan pangan strategis, terutama cabai merah yang selama ini menjadi komoditas penyumbang inflasi tertinggi di Sumut.“Pemerintah akan terus hadir untuk menjaga harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” tegas Bobby dalam arahannya sebelumnya.Dengan penurunan harga cabai hingga Rp35 ribu per kilogram, kondisi pasokan bahan pangan di Sumatera Utara kini dinilai stabil dan terkendali, sekaligus menandai keberhasilan kerja sama lintas sektor antara pemerintah, BUMD, dan pelaku usaha lokal. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

STIK Polri Wisuda 289 Lulusan, Siapkan SDM Unggul Hadapi Tantangan Tugas Kepolisian

Sumatera Utara

Gerakan Tanam Serempak 52 Ribu Hektare, Kementan Percepat Swasembada Pangan

Sumatera Utara

Kementan Bidik Indonesia Jadi Eksportir Buah dan Florikultura Terbesar Dunia

Sumatera Utara

Kementan: Pasokan Pangan Aman, Beras Tak Lagi Jadi Penyumbang Utama Inflasi

Sumatera Utara

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Pembangunan Bandung Satu Dekade ke Depan

Sumatera Utara

Polwan Operasi Damai Cartenz Hadirkan Kehangatan dan Keceriaan bagi Warga Nduga