Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Percepat Pemerataan Hunian Layak Lewat Kredit Program Perumahan

Dirgahayu Ginting - Senin, 13 Oktober 2025 12:30 WIB
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Sosialisasi Kredit Program Perumahan di Aula Raja Inal, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (10/10/2025). (Dok/Diskominfo Medan)
Medan (buseronline.com) - Program Kredit Program Perumahan (KPP) diharapkan dapat mempercepat pemerataan hunian layak bagi masyarakat sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui sektor properti dan konstruksi.Harapan ini mengemuka dalam Sosialisasi Kredit Program Perumahan yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jumat.Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Perumahan, Kawasan, dan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Gubernur Sumut Bobby Nasution, serta Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.Turut hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Utara, asosiasi pengembang, kontraktor, pelaku UMKM, dan sejumlah tamu undangan lainnya.Dalam sesi dialog sosialisasi, Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa semangat utama program KPP adalah memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat kecil sekaligus memperkuat ekonomi rakyat melalui pembiayaan yang mudah dan terjangkau.“Bayangkan, bunga kredit cuma enam persen per tahun, sementara rentenir bisa dua persen sebulan. Jadi kita harus tutup peluang rentenir di Sumatera Utara ini. Caranya, Bank Sumut harus cepat dalam prosesnya, supaya rakyat lebih memilih bank daripada rentenir,” tegas Maruarar Sirait disambut tepuk tangan peserta.Ia menambahkan, dengan bunga ringan dan proses cepat, masyarakat akan semakin mudah mengakses pembiayaan untuk memiliki rumah sendiri. Hal ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan resmi serta memperkuat sistem ekonomi daerah yang sehat.Dalam kesempatan yang sama, Maruarar juga mengajak seluruh kepala daerah di Sumut untuk aktif menyosialisasikan program KPP di wilayah masing-masing. Menurutnya, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memastikan masyarakat memahami berbagai skema bantuan dan kemudahan yang tersedia.“Bupati, Wali Kota, dan Gubernur harus turun langsung menjelaskan kepada masyarakat tentang Bantuan Pembiayaan Perumahan Tapera (BP2TB), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) gratis, serta kredit perumahan bersubsidi. Jangan biarkan rakyat tidak tahu ada program sebagus ini,” ujarnya.Maruarar menegaskan bahwa tujuan akhir dari program KPP bukan hanya sekadar pembangunan fisik rumah, tetapi juga pemerataan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.“Ini bukan sekadar proyek ekonomi, tapi soal keadilan sosial. Kita ingin rakyat kecil punya akses yang sama untuk memiliki rumah. Karena rumah bukan hanya tempat tinggal, melainkan pondasi utama ekonomi keluarga,” pungkasnya.Program KPP sendiri merupakan bagian dari Program Tiga Juta Rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto, dengan dukungan lintas kementerian dan pemerintah daerah.Melalui program ini, pemerintah menargetkan peningkatan akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus menciptakan multiplier effect bagi sektor industri, lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade

Sumatera Utara

Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan

Sumatera Utara

Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga

Sumatera Utara

Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar

Sumatera Utara

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara

Sumatera Utara

Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur