Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau kegiatan belajar di Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 30 Medan, yang berlokasi di Balai Besar Peningkatan Vokasi dan Produktifitas (BBPVP), Jalan Amal, Kecamatan Medan Sunggal, Selasa.Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Rico Waas meninjau langsung proses belajar mengajar di ruang kelas SD dan SMA, berdialog dengan para guru, wali asuh, serta meninjau sejumlah fasilitas seperti perpustakaan, ruang kesehatan, asrama, dan kantin sekolah.Kehadiran orang nomor satu di Pemko Medan itu disambut hangat oleh para siswa dan tenaga pengajar. Rico Waas juga menyapa dan memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap semangat belajar untuk mencapai cita-cita mereka.“Kami ingin memastikan pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Medan berjalan baik. Anak-anak di sini memiliki semangat belajar tinggi, dan ini harus kita dukung penuh,” ujar Rico Waas.Dalam dialog bersama para guru, sejumlah kendala disampaikan, antara lain kekurangan guru agama dan tenaga kesehatan, keterbatasan buku perpustakaan, kebutuhan fasilitas olahraga, serta penyediaan air PDAM dengan meteran tersendiri.Menanggapi hal tersebut, Rico Waas berkomitmen Pemko Medan akan memfasilitasi seluruh kebutuhan Sekolah Rakyat, mulai dari tambahan buku, peralatan olahraga, hingga dukungan kegiatan edukatif seperti study tour keliling Kota Medan.“Kami akan bantu penambahan buku, fasilitas olahraga seperti tenis meja, serta kegiatan pramuka untuk membangun disiplin anak-anak. Study tour juga akan kami fasilitasi agar mereka mendapatkan pengalaman baru,” katanya.Rico menjelaskan, saat ini SR Terintegrasi 30 Medan menampung 45 siswa SD dan 45 siswa SMA, sementara Pemko Medan tengah menyiapkan pembangunan SR baru di Kecamatan Medan Tuntungan.Menurutnya, konsep asrama yang diterapkan di sekolah ini sangat positif karena dapat membentuk disiplin dan karakter kuat bagi para siswa.“Dengan konsep boarding school seperti ini, mental dan disiplin anak akan lebih terarah. Harapan kami, mereka tumbuh menjadi generasi berprestasi yang kuat dan berkarakter,” ungkapnya.Rico juga menegaskan dukungan penuh Pemko Medan terhadap program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan memberikan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.“Program ini sangat baik. Anak-anak di SR memang berasal dari keluarga yang tidak mampu secara finansial, sehingga perhatian kita semua sangat dibutuhkan agar pendidikan mereka tetap terjamin,” tambahnya.Sementara itu, Kepala Sekolah SR Terintegrasi 30 Medan, Syahripal Putra, menyampaikan bahwa sekolah ini baru berjalan satu minggu dengan 20 tenaga pendidik. Ia juga mengapresiasi perhatian Wali Kota Medan terhadap fasilitas dan kebutuhan sekolah.“Kami telah berkoordinasi dengan Kemenag untuk menambah guru agama, dan berharap fasilitas kesehatan serta olahraga dapat segera dilengkapi,” ujarnya.Kegiatan kunjungan ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Muhammad Sofyan, Kadis Sosial Khoiruddin Rangkuti, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar, Kadis Perkimcikataru Jhon Ester Lase, dan Kabag Umum Ridho Nasution.Dengan dukungan penuh dari Pemko Medan, diharapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi 30 Medan dapat menjadi contoh keberhasilan pelaksanaan program pendidikan inklusif dan humanis di bawah naungan program nasional Presiden Prabowo. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi