Deliserdang (buseronline.com) - Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid meresmikan 1.194 titik Kampung Internet yang tersebar di lima provinsi. Peresmian dilakukan secara serentak dan dipusatkan di Desa Kramat Gajah, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Senin.Dalam sambutannya, Meutya menyebutkan kelima provinsi penerima manfaat Kampung Internet yaitu Sumut, Banten, Jawa Barat (Jabar), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Lampung, dengan cakupan 20 desa. Dari total 1.194 titik, Sumut menjadi penerima terbanyak dengan 307 titik di dua kabupaten, yakni Deliserdang dan Serdangbedagai (Sergai).“Provinsi Sumut paling banyak penerima manfaatnya. Ada 307 titik yang tersebar di dua kabupaten, yakni Deliserdang dan Serdangbedagai,” ujar Meutya.Ia menegaskan, kehadiran Kampung Internet bertujuan mengoptimalkan realisasi fixed broadband yang baru mencapai 21 persen. Target nasional sesuai RPJMN 2025–2029 adalah 50 persen. Selain itu, internet desa juga diharapkan dapat mendorong akses ekonomi masyarakat di pedesaan.“Akses internet bantuan dari pemerintah diharapkan menjadi motor penggerak berkembangnya desa. Jangan digunakan untuk judi online atau tindak penipuan digital,” tegasnya.Lebih lanjut, Meutya menjelaskan, pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur jaringan, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia (SDM) digital. Para pelaku usaha digital akan berkolaborasi dengan sekolah, salah satunya di SMK Negeri 1 Lubukpakam, untuk memberikan pelatihan jurusan teknik jaringan.“Dengan begitu, jika ada perbaikan atau pemeliharaan, tidak sulit lagi mencari SDM yang kompeten,” katanya.Sementara itu, Wakil Gubernur Sumut Surya menyambut baik kehadiran Kampung Internet yang menurutnya sejalan dengan program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Provinsi Sumut. Program tersebut meliputi digitalisasi pelayanan publik CERDAS (Cepat, Responsif, Handal, dan Solutif) yang ditargetkan terimplementasi pada Januari 2026 di 33 kabupaten/kota.“Program ini akan meningkatkan efisiensi, transparansi, serta mempermudah akses pelayanan publik dan akuntabilitas pemerintahan. Untuk mewujudkannya perlu kolaborasi semua pihak, baik pusat, provinsi, kabupaten/kota, swasta, maupun masyarakat. Saya mengajak seluruh masyarakat menggunakan fasilitas ini secara bijak dan produktif. Tidak boleh ada lagi kesenjangan digital,” ujar Surya.Acara peresmian turut dihadiri Wakil Bupati Deliserdang Lom Lom Suwondo, Wakil Bupati Serdangbedagai Adlin Umar Yusri Tambunan, jajaran pimpinan OPD Pemprov Sumut, pemerintah daerah, pimpinan perusahaan jasa digital, serta tamu undangan lainnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting