Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat berjalan dengan baik di Kota Medan. Program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini dinilai memberi banyak manfaat dan memiliki multiplier effect bagi masyarakat.“MBG merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang memiliki multiplier effect,” kata Rico saat menerima audiensi Direktur Pelayanan HAM Kementerian Hukum dan HAM, Osbin Samosir, di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu.Menurut Rico, MBG memberikan dampak positif terhadap dunia pendidikan. Anak-anak sekolah menjadi lebih rajin dan cerdas karena asupan gizi tercukupi, sekaligus merasa senang setiap hari mendapat makanan di sekolah.“Orang tua juga bahagia karena tidak repot lagi menyiapkan makan siang anak. Ini jelas meringankan beban pengeluaran keluarga,” jelasnya.Selain memberi manfaat langsung kepada siswa dan keluarga, MBG juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Banyak pemasok baru terlibat dalam program ini, sementara pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah membuka lapangan pekerjaan baru.“Satu SPPG bisa merekrut 30-40 orang. Saat ini sudah ada 18 SPPG di Medan dan tahun ini ditargetkan jumlahnya terus bertambah,” ungkap Rico.Rico menegaskan, Pemko Medan melalui dinas terkait akan terus mengawasi kualitas program, mulai dari kebersihan dapur, peralatan makan, hingga tenaga kerja. Ia bahkan turun langsung meninjau pelaksanaan MBG di sejumlah sekolah.“Di Marelan, saya melihat makanannya enak dan siswa bahkan bisa meminta menu untuk besok. Itu menandakan program berjalan baik,” katanya.Sementara itu, Direktur Pelayanan HAM Kemenkumham, Osbin Samosir, yang hadir bersama Kakanwil Kemenkumham Sumut Flora Nainggolan mengatakan pihaknya memastikan program pemerintah pusat berjalan baik di daerah.“Kami hadir untuk memastikan program pemerintah pusat berjalan optimal seperti MBG, Sekolah Rakyat, dan penanganan TBC yang dipusatkan di delapan provinsi termasuk Sumut,” jelas Osbin.Menurutnya, keberhasilan Medan dalam menjalankan program MBG dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. (P3)