Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas kembali menggelar agenda rutin Sapa Warga usai meninjau kegiatan gotong royong massal di Kecamatan Medan Selayang, Sabtu. Kegiatan yang berlangsung di Jalan Raharja, Lingkungan XII, Kelurahan Tanjung Sari ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah menampung keluhan masyarakat secara langsung.Turut hadir mendampingi Wali Kota, Anggota DPRD Medan M Afri Rizki Lubis dan Binsar Simarmata, serta sejumlah pimpinan OPD Pemko Medan. Suasana penuh keakraban terlihat ketika warga secara bergantian menyampaikan aspirasi terkait persoalan infrastruktur, penerangan jalan, banjir, hingga keresahan atas maraknya narkoba di lingkungan mereka.Seorang warga bernama Safrin mengeluhkan saluran parit yang tidak memiliki jalur pembuangan ke parit besar sehingga air meluap ke halaman rumah saat hujan. Ia juga menyoroti banyaknya lampu jalan yang mati serta jalan gang di lingkungannya yang belum pernah dicor. Hal senada disampaikan Surtiyem yang menyebut pengajuan perbaikan jalan melalui Musrenbang belum terealisasi hingga tahun ini.Menanggapi hal tersebut, Rico Waas menegaskan pihaknya sudah menyiapkan langkah tindak lanjut. “Untuk saluran parit akan ditinjau Dinas SDABMBK, bahkan dikoordinasikan dengan Balai Jalan jika masuk jalan nasional. Lampu penerangan hari ini langsung dikerjakan Dinas Perhubungan. Sedangkan jalan gang sudah masuk daftar pengerjaan, tinggal menunggu pelaksanaan. Mudah-mudahan tahun ini selesai,” jelasnya.Selain infrastruktur, warga juga mengeluhkan peredaran narkoba yang semakin meresahkan. Saimin dan Asnah, dua warga setempat, menyebut lingkungan mereka kerap dijadikan lokasi transaksi dan pemakaian narkoba dengan harga paket murah. Mereka meminta Pemko Medan mengambil tindakan tegas agar anak-anak tidak menjadi korban.Menanggapi hal itu, Wali Kota menegaskan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, camat, dan lurah setempat. “Di sini hadir juga Kapolsek. Mudah-mudahan persoalan narkoba bisa segera ditangani. Kami ingin lingkungan ini benar-benar bersih dari narkoba,” tegas Rico.Dalam kesempatan itu, Rico juga meluruskan isu kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ia menegaskan, di bawah kepemimpinannya Pemko Medan belum pernah menaikkan tarif PBB. “Uang PBB adalah uang masyarakat yang kembali lagi untuk pembangunan, seperti jalan dan fasilitas kota,” ujarnya.Tak hanya itu, Rico juga memperkenalkan program Tebus Ijazah bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini ditujukan agar generasi muda Kota Medan tidak kehilangan masa depan akibat terkendala biaya pendidikan.Menurutnya, kegiatan Sapa Warga merupakan wujud janji politik pasangan Rico-Zaki untuk hadir mendengarkan aspirasi masyarakat. “Saya membawa kepala dinas, camat, dan lurah agar setiap keluhan bisa langsung ditindaklanjuti. Pertemuan ini semoga bermanfaat bagi warga Medan Selayang,” pungkasnya. (P3)