Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Dorong Diversifikasi Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Sumut Harus Lebih Inovatif

Dirgahayu Ginting - Senin, 18 Agustus 2025 12:24 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Togap Simangunsong berbincang bersama jajaran Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut saat kunjungan kerja di Kantor Dinas tersebut, Jalan AH Nasution Medan, Kamis (14/8/2025). (Dok/Diskominf
Medan (buseronline.com) - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Togap Simangunsong, meminta Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumut untuk terus berinovasi dalam program diversifikasi (penganekaragaman) pangan.Inovasi ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas gizi, ketahanan pangan, serta memanfaatkan potensi sumber daya pangan lokal yang beragam.Hal tersebut disampaikan Togap saat berkunjung ke Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumut, Jalan AH Nasution Medan, Kamis.Menurutnya, diversifikasi pangan merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada satu jenis bahan pangan sekaligus memanfaatkan kekayaan pangan lokal Indonesia.Salah satu contoh komoditas alternatif adalah talas (ubi), yang dapat dijadikan pengganti beras. “Pengganti karbohidrat ini juga menjadi makanan pokok di beberapa daerah, misalkan di Sulawesi dan Papua. Kita juga dapat mengembangkan komoditi ini, karena dapat tumbuh dengan mudah di daerah kita,” ujar Togap.Togap menekankan agar Dinas Ketahanan Pangan tetap fokus dalam menjalankan prioritas pekerjaan. Ia menegaskan bahwa program pangan memiliki dampak luas terhadap stabilitas politik, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat.“Koridor kerja kita yakni mendukung semua visi dan misi dari pimpinan, baik gubernur/wakil gubernur, dan juga Presiden RI. Dinas yang menangani pangan saya minta fokus dalam bekerja menjalankan tugas dan prioritas itu,” tambahnya.Togap juga menekankan pentingnya program intervensi agar harga pangan di pasar tetap stabil. Selain itu, penyediaan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat juga harus dipersiapkan dengan baik.Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumut, Rajali, memaparkan sejumlah program prioritas untuk mendorong peningkatan produksi pangan.Program tersebut mencakup penguatan pertanian berbasis komoditas unggulan melalui penyediaan benih unggul, pembangunan infrastruktur irigasi desa, jalan usaha tani, dan penyediaan pupuk organik.“Upaya kita meningkatkan hasil pertanian dengan memberikan bantuan benih pada petani agar produksi terus meningkat. Kami juga menguatkan teknologi pertanian dan modernisasi alat mesin pertanian,” jelas Rajali.Selain itu, pihaknya mengembangkan petani muda milenial melalui pelatihan, meningkatkan manajemen dan pembiayaan usaha tani melalui pendampingan, serta melakukan penyuluhan dan edukasi berbasis teknologi.Menurut Rajali, kebutuhan program MBG telah terpenuhi dari produksi pangan strategis, meski beberapa komoditas seperti kedelai, bawang merah, dan kacang panjang masih perlu ditingkatkan.Program-program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan Sumut, mendorong peningkatan gizi masyarakat, serta membangun sistem pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Pemkab Toba Sambut 30 Delegasi IIGCE 2026, Potensi Pariwisata Jadi Sorotan

Sumatera Utara

Menkes Tinjau Pelayanan Kesehatan Korban Gempa di RSUD Ruteng

Sumatera Utara

10 Selongsong Peluru Ditemukan Usai Gangguan Tembakan di Asologaima

Sumatera Utara

Hari Anak Merdeka 2026 di Cigugur, Kemendikdasmen Ajak Murid Rukun dan Berani Bermimpi

Sumatera Utara

Lebih dari 150 Ribu Warga Padati Istana Merdeka Rayakan HUT ke-81 RI

Sumatera Utara

Kantor PWI Sumut Kembali Dibobol Maling, Pipa Tembaga AC Dicuri