Batubara (buseronline.com) - Bupati Batubara, Baharuddin Siagian, mengajukan usulan pembangunan layanan kesehatan unggulan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Jakarta, Senin.Usulan ini mencakup relokasi RSUD OK Arya dan pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Unggulan untuk memperkuat layanan kesehatan di kawasan Pantai Timur Sumatera Utara.Menurut Baharuddin, relokasi RSUD OK Arya diperlukan agar akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas semakin mudah. Lokasi baru rencananya berada di pusat ibu kota Kabupaten Batubara sehingga dapat menjangkau tidak hanya warga setempat, tetapi juga masyarakat dari daerah sekitar seperti Kabupaten Asahan, Simalungun, Serdang Bedagai, Kota Pematang Siantar, Kota Tebing Tinggi, bahkan masyarakat Sumatera Utara secara umum.“Relokasi ini juga akan mendukung kebutuhan layanan kesehatan bagi para investor dan pekerja di Kawasan Industri Kuala Tanjung (KIKT) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei,” ujar Baharuddin.Ia menjelaskan, RSU Unggulan yang diusulkan mengusung konsep pelayanan kesehatan terfokus pada penanganan KJSU (kanker, jantung, stroke, urologi) dan KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). Seluruh pelayanan akan didukung oleh tenaga medis berkualitas, termasuk dokter spesialis yang berstatus PNS Kabupaten Batubara.Selain itu, RSU ini juga akan dilengkapi dengan konsep Trauma Center dan layanan khusus kecelakaan kerja yang diklaim sebagai yang terlengkap di kawasan Pantai Timur Sumatera Utara. Fasilitas ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan layanan darurat akibat kecelakaan industri maupun lalu lintas di wilayah tersebut.Baharuddin menegaskan, pembangunan RSU Unggulan bukan hanya untuk memenuhi standar pelayanan kesehatan, tetapi juga untuk memperkuat daya saing daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (R)