Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution mengajak seluruh masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum untuk menjadikan bulan kemerdekaan, Agustus 2025, sebagai momentum memerdekakan Sumut dari narkoba.Ajakan tersebut disampaikan Bobby saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Sumut terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 di Gedung DPRD Sumut, Kamis.Bobby menyoroti kondisi memprihatinkan di mana Sumut masih menempati posisi tertinggi di Indonesia dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, hal ini harus dihadapi dengan langkah tegas, termasuk menangkap siapa pun yang terafiliasi dengan narkotika.“Kita harus berani bertindak keras terhadap penyakit utama (narkoba) yang belum kunjung selesai di Sumut. Kita sudah koordinasi dengan TNI/Polri dan Kejaksaan. Kami juga mengajak anggota dewan yang terhormat bersama unsur Forkopimda lainnya untuk sama-sama mendukung,” tegasnya.Ia menekankan pentingnya gerakan bersama untuk memusnahkan sarang-sarang narkoba di seluruh wilayah, baik di darat maupun perairan yang menjadi jalur masuk peredaran barang haram tersebut.“Pintu-pintu masuk kecil yang ada di perairan, juga harus kita musnahkan. Kami berharap bulan ini, gerakan kita berjalan bersama-sama, baik Pemprov Sumut, DPRD, dan seluruh Forkopimda. Mari kita bersihkan agar Sumut merdeka dari narkoba,” ujarnya.Bobby optimistis bahwa dengan kolaborasi semua pihak, Sumut bisa keluar dari status “juara bertahan” dalam peredaran narkoba. Ia menegaskan bahwa pemberantasan harus mencakup pencegahan dan penindakan yang dilakukan secara simultan.“Kita sepakat semua, khususnya TNI, Polri, dan Kejaksaan. Pemberantasan ini meliputi pencegahan dan penindakan. Kita harus keluar dari ‘juara bertahan’ narkoba,” pungkasnya. (R)