Medan (buseronline.com) - Polrestabes Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk percepatan penurunan stunting dan pemenuhan gizi anak-anak di Sumatera Utara.Hal ini ditandai dengan pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kedua milik Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB), yang berlokasi di Jalan Kolam, Dusun III, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Kamis.Peletakan batu pertama dipimpin langsung oleh Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Sumut, Kombes Pol Nanang Masbudi, dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda dari Pemko Medan dan Pemkab Deliserdang.Dalam sambutannya, Kombes Nanang menyebut pembangunan SPPG ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan groundbreaking serentak 29 SPPG se-Sumatera Utara yang sebelumnya telah diresmikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.“SPPG ini merupakan dapur umum yang akan memproduksi makanan bergizi sesuai standar nasional. Diharapkan dari tempat ini akan lahir makanan berkualitas yang mendukung pemenuhan gizi anak-anak di Deliserdang dan Kota Medan,” ujarnya.Ia menambahkan, upaya ini bukan hanya untuk mengatasi kekurangan gizi, namun juga sebagai langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan dan peningkatan kualitas hidup generasi masa depan.“Dengan hadirnya gedung SPPG kedua ini, kami memberikan apresiasi kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Gidion Arif Setyawan beserta seluruh jajaran Forkopimda yang telah menunjukkan sinergi dan komitmen luar biasa,” tambahnya.Nanang juga menegaskan bahwa Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Polrestabes Medan telah menjadi salah satu model dapur gizi terbaik di Indonesia.Sementara itu, Wakil Bupati Deliserdang, LL Suwondo, menyampaikan rasa terima kasih atas inisiasi pembangunan dapur MBG ini. Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut akan sangat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polrestabes Medan yang telah menginisiasi program ini. Kami berharap kolaborasi semua pihak terus terjalin melalui semangat gotong royong untuk mewujudkan generasi sehat dan kuat menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.Pembangunan SPPG kedua ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi, menjadi pusat edukasi masyarakat mengenai pentingnya asupan bergizi, dan menjadi percontohan nasional dalam pencegahan stunting berbasis kolaborasi lintas sektor. (R)