Samosir (buseronline.com) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Barus turut berpartisipasi dalam ajang "Samosir Run 2025" yang digelar di kawasan Waterfront City, Pangururan, Pulau Samosir, Sabtu.Kegiatan ini merupakan bagian dari Festival Tao Toba Jou Jou, event tahunan yang mengangkat kekayaan budaya dan potensi pariwisata Danau Toba.Perwakilan Lapas Barus, Haris Martin Gultom tampil sebagai peserta dalam kategori lari 5 kilometer bersama ribuan pelari lainnya.Ia mengikuti jalur lari dengan penuh semangat di sepanjang lintasan yang membentang di tepi Danau Toba.Kepala Lapas Barus, Binur Sitanggang dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa keikutsertaan pegawainya merupakan bentuk dukungan terhadap gaya hidup sehat serta keterlibatan aktif Lapas dalam promosi wisata dan penguatan citra positif aparatur negara."Dengan semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat, kehadirannya turut merepresentasikan dukungan Lapas Barus terhadap promosi pariwisata regional serta pola hidup aktif dan positif bagi aparatur institusi," ujar Binur.Samosir Run 2025 sendiri mengusung tema "Fun Run Inklusif", yang bertujuan mengenalkan Geopark Kaldera Toba yang telah diakui UNESCO, serta mendorong penggunaan sistem pembayaran digital QRIS di sektor pariwisata.Kegiatan ini menyasar masyarakat umum, komunitas, mahasiswa, hingga wisatawan domestik dan mancanegara. Event ini dibuka Bupati Samosir Vandiko Gultom.Dalam sambutannya, Vandiko mengapresiasi antusiasme masyarakat dan partisipasi dari berbagai kalangan yang dinilai sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan pariwisata berbasis komunitas dan budaya.“Samosir Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga media sinergi antar-institusi dalam membangun pariwisata Samosir yang berkelanjutan dan inklusif,” ungkap Vandiko.Keikutsertaan pegawai Lapas dalam kegiatan publik seperti ini juga menjadi bagian dari strategi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mendorong aparatur untuk berperan aktif dalam agenda nasional yang berdampak luas melalui pendekatan non-tradisional, seperti olahraga dan promosi budaya. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak