Medan (buseronline.com) - Dalam rangka menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumatera Utara, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi melalui Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Toba 2025.Kegiatan sosialisasi dilaksanakan, Minggu pagi, di sejumlah titik strategis seperti Loket PT NPM, Loket PT Mario, hingga Terminal Amplas, Medan. Sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Kasatgas Preemtif Operasi Patuh Toba 2025, AKBP Dr Hendri Nupia Dinka Barus SH SIK MM.Dalam arahannya, AKBP Hendri mengajak seluruh stakeholder transportasi, mulai dari sopir, mandor, hingga pemilik usaha angkutan, untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas.Ia menegaskan pentingnya penggunaan helm berstandar SNI yang dikunci dengan benar, keberadaan spion, dan kelengkapan teknis kendaraan agar laik jalan."Keselamatan adalah prioritas utama. Bukan hanya bagi pengendara, tetapi juga untuk penumpang dan pengguna jalan lainnya,” tegas AKBP Hendri saat memberikan edukasi kepada para pengemudi di Terminal Amplas.Selain menyoroti aspek keselamatan kendaraan, AKBP Hendri juga mengimbau para pengemudi untuk mematuhi aturan parkir.Ia meminta agar kendaraan tidak diparkir secara sembarangan yang dapat mengganggu arus lalu lintas, khususnya di kawasan terminal dan jalan-jalan utama.Menurutnya, Operasi Patuh Toba 2025 bukan sekadar kegiatan penindakan, melainkan juga upaya edukatif dan preemtif untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dalam berlalu lintas.“Operasi Patuh Toba 2025 menjadi upaya terpadu dari Polda Sumut untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. Melalui pendekatan preemtif dan edukatif seperti ini, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya bisa ditekan secara signifikan,” ujarnya.Polda Sumut berharap, melalui operasi ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, demi keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan. (P3)