Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa penyelenggaraan berbagai event besar di Sumut terbukti memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, event-event nasional dan internasional yang digelar mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi berbagai sektor ekonomi lokal.Hal ini disampaikan Gubernur Bobby saat menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Sumut, Rudy Brando Hutabarat, di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa.“Saya mengucapkan terima kasih kepada BI yang telah berkontribusi dalam mendorong pergerakan ekonomi di Sumut melalui berbagai event. Kita berharap Sumut semakin dikenal sebagai provinsi tujuan event bergengsi,” ujar Bobby.Salah satu event yang disambut positif oleh Gubernur adalah Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) yang akan digelar oleh BI Sumut pada 18–20 Juli 2025 di Delipark Mall, Medan. Bobby berharap event tersebut mampu memperkuat geliat ekonomi lokal, terutama melalui peran UMKM sebagai motor penggerak.Gubernur juga menyebutkan beberapa event besar lainnya yang akan digelar tahun ini di Sumut, antara lain:3rd International Pencak Silat Indonesia Open Championship 2025 yang akan diikuti oleh 70 negaraPekan Raya Sumatera Utara (PRSU)Kejuaraan Dunia F1 Power Boat (F1H2O) di Danau TobaPekan Olahraga Nasional (PON) yang akan diselenggarakan bersama Provinsi AcehSelain itu, Sumut juga sukses menjadi tuan rumah Aquabike Jetski World Championship sebanyak dua kali, yang diikuti oleh atlet jetski dari berbagai negara.Kepala Perwakilan BI Sumut, Rudy Brando Hutabarat, dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa pada triwulan I tahun 2025 terjadi penurunan tingkat konsumsi masyarakat. Oleh karena itu, BI akan memperbanyak penyelenggaraan event seperti KKSU guna mendorong peningkatan daya beli dan menggerakkan sektor riil.“KKSU bertujuan memperkuat ekonomi lokal dan membuka akses pasar lebih luas bagi pelaku UMKM, baik nasional maupun global,” jelas Rudy.KKSU akan menghadirkan berbagai kegiatan seperti pameran produk UMKM, fashion show, talkshow, kompetisi, hingga business matching antara pelaku usaha dengan lembaga keuangan. Event ini juga memberi peluang pembiayaan bagi UMKM agar naik kelas dan bersaing di pasar global.Rudy menambahkan, selain di Medan, BI juga akan menggelar sejumlah event di luar daerah, seperti Toba Jojo di Kota Sibolga dan event khusus UMKM di Pematangsiantar.“Kami ingin mendorong roda ekonomi di Sumut dengan memperbanyak event, yang dampaknya terasa di sektor perhotelan, penerbangan, transportasi, hingga konsumsi rumah tangga,” ujarnya.Dalam pertemuan tersebut turut hadir Plt Asisten Administrasi Umum Candra Dalimunte, Inspektur Sumut Sulaiman Harahap, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumut Naslindo Sirait, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut Timur Tumanggor, serta Kepala Divisi UMKM BI Sumut Indra Kuspriyadi.Dengan komitmen kuat antara pemerintah daerah dan BI, diharapkan penyelenggaraan event di Sumut terus menjadi pendorong nyata bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting