Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Gebyar Pendidikan Berlangsung Semarak, Rico Waas Luncurkan Regrouping Sekolah dan Serahkan Ijazah

GY Simanjuntak MSi - Sabtu, 21 Juni 2025 12:30 WIB
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny Ismiralda Wiriya Alrahman, dan unsur Forkopimda menekan tombol sirine sebagai tanda dimulainya
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan secara meriah di halaman Istana Maimun, Kamis.Acara ini tidak hanya diwarnai oleh penampilan seni budaya dari pelajar dan guru, tetapi juga diisi dengan penyerahan ijazah bagi pelajar kurang mampu dalam Program Tebus Ijazah, serta peluncuran Regrouping Sekolah Dasar Negeri di Kota Medan.Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan sekaligus Bunda PAUD, Ny Airin Rico Waas. Keduanya disambut ribuan pelajar tingkat TK, SD, dan SMP, serta para tenaga pendidik dari berbagai sekolah.Gebyar dibuka dengan senam sehat dan pertunjukan angklung dari siswa TK Wahidin dan TK Al Azhar, disusul penampilan tarian kolosal multietnis oleh siswa-siswi SMPN 1 Medan. Tarian Serampang Dua Belas dari para guru juga turut memeriahkan suasana. Salah satu momen menarik terjadi saat siswi SMPN 1 menyerahkan lukisan karyanya kepada Wali Kota Rico Waas yang merupakan alumni sekolah tersebut.Dalam sambutannya, Wali Kota Rico Waas menekankan pentingnya pendidikan dan kebudayaan sebagai fondasi utama peradaban.“Tanpa pendidikan kita kehilangan arah, dan tanpa budaya kita kehilangan identitas. Oleh karena itu, keduanya harus berjalan beriringan,” ujarnya.Rico menyampaikan bahwa Pemko Medan berkomitmen untuk meningkatkan akses, mutu, dan pemerataan pendidikan. Ia juga menyoroti tantangan di era digital, seperti paparan budaya luar dan konten negatif yang dapat memengaruhi perkembangan anak.“Guru adalah orang tua kedua yang harus menjadi filter terhadap pengaruh negatif. Begitu pula orang tua di rumah, harus siap menghadapi dampak dari media sosial terhadap anak-anak,” tegasnya.Ia menambahkan bahwa pembangunan pendidikan tidak bisa dilepaskan dari pelestarian budaya. Kota Medan yang multikultural harus mampu menjadikan keberagaman budayanya sebagai kekuatan dalam membentuk karakter generasi muda yang santun dan beradab.“Kita ingin anak-anak Medan tumbuh bukan hanya cerdas, tapi juga mencintai budaya lokal. Karena anak yang mencintai budaya akan tumbuh dengan nilai-nilai yang kuat,” tambahnya.Dalam kegiatan tersebut, Rico Waas bersama Ny Airin Rico Waas, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Ketua Dharma Wanita Ny Ismiralda Wiriya Alrahman, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar menyerahkan ijazah kepada pelajar dari keluarga kurang mampu melalui Program Tebus Ijazah. Bantuan perlengkapan sekolah juga diserahkan, serta secara simbolis dilakukan peluncuran program Barcode Cagar Budaya Kota Medan.Wali Kota Medan juga meresmikan program Regrouping Sekolah, ditandai dengan penekanan tombol sirine. Program ini menggabungkan dua atau lebih SD Negeri menjadi satu unit, mengurangi jumlah sekolah dari 147 menjadi 61, guna menciptakan efisiensi dan meningkatkan kualitas manajemen pendidikan.“Regrouping ini bukan hanya soal jumlah, tapi tentang menciptakan ruang belajar yang lebih optimal dan terkelola dengan baik,” jelas Rico.Usai seremonial, Rico Waas menyapa dan berdialog langsung dengan para siswa yang tampil di atas panggung. Ia juga memberikan pertanyaan kuis kepada anak-anak TK, SD, dan SMP, serta membagikan hadiah berupa sepeda kepada yang berhasil menjawab.Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan ini ditutup dengan berbagai pertunjukan seni dari siswa, mulai dari drama musikal, tarian tradisional, pantomim, pencak silat, wushu, pertunjukan biola, drumband, hingga ensambel musik.Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Kota Medan tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pelestarian budaya sebagai bagian integral dari pendidikan. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Prabowo Komitmen Dorong Pencak Silat Mendunia hingga Olimpiade

Sumatera Utara

Anak Donorkan Hati untuk Ayah, Transplantasi di RSUP Fatmawati Berjalan Sukses

Sumatera Utara

RSUP Fatmawati Perkuat Layanan Transplantasi Hati Lewat Kolaborasi Internasional

Sumatera Utara

RSUP Fatmawati Sukses Lakukan Transplantasi Hati Ketiga, Perkuat Kemandirian Layanan Medis

Sumatera Utara

Kolaborasi Multipihak Dorong Peningkatan Literasi dan Numerasi Nasional

Sumatera Utara

Kemendikdasmen Genjot Sertifikasi Kompetensi dan Bahasa Asing untuk Siswa SMK