Medan (buseronline.com) - Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-19 tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tahun 2025 resmi berakhir, Senin malam, dalam sebuah acara penutupan yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Diponegoro No 30 Medan.Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Sumut, Surya, menegaskan pentingnya peran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dalam membina dan menyiapkan kafilah daerah guna tampil maksimal di STQH tingkat nasional yang akan digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara.“Mengelola dan membina LPTQ adalah amanah yang mulia. Dibutuhkan kerja keras, kesungguhan, dan keikhlasan dalam mendampingi para generasi Qur’ani,” ujar Surya dalam sambutannya.Wagub Sumut juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggara, pengurus LPTQ Provinsi dan Kabupaten/Kota, Dewan Hakim, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan STQH. Ia menilai, kolaborasi yang terjalin selama kegiatan merupakan cerminan nyata dari semangat Kolaborasi Sumut Berkah.“Kebersamaan ini adalah bentuk nyata dari visi Kolaborasi Sumut Berkah untuk menciptakan Sumut yang unggul, maju, dan berkelanjutan,” tambah Surya.Lebih lanjut, ia berpesan kepada para peserta bahwa STQH bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis yang harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.Sementara itu, Ketua Panitia STQH ke-19 Sumut, Basarin Yunus Tanjung, menjelaskan bahwa kegiatan yang berlangsung dari 11 hingga 16 Juni 2025 ini diikuti oleh 445 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Sumut. Terdapat empat cabang lomba dengan 22 golongan yang dipertandingkan.“Ini adalah ajang pembinaan mental dan spiritual yang sangat penting. Kami berharap para pemenang tidak larut dalam euforia, namun terus meningkatkan kualitas bacaan, hafalan, dan pemahaman terhadap Al-Qur’an dan Hadis,” kata Basarin.Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Hakim yang telah menjalankan tugas secara profesional dan penuh dedikasi, bahkan hingga larut malam untuk menentukan peserta terbaik dari masing-masing kategori.Dalam penutupan ini diumumkan Kota Medan sebagai juara umum STQH ke-19. Kafilah Kota Medan berhasil mengungguli sembilan daerah lainnya, yaitu Labuhanbatu Utara, Deliserdang, Padanglawas, Langkat, Asahan, Serdangbedagai, Tebingtinggi, Binjai, dan Tapanuli Selatan. Piala juara umum diserahkan langsung oleh Wagub Surya kepada perwakilan Kota Medan.Acara penutupan turut dihadiri oleh Ketua Umum LPTQ Sumut Effendy Pohan, unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut, para bupati dan wali kota, pengurus LPTQ se-Sumut, serta seluruh peserta STQH.Dengan berakhirnya STQH tingkat provinsi ini, Sumatera Utara diharapkan mampu mempersiapkan duta-duta terbaiknya untuk bersaing di tingkat nasional dan membawa harum nama daerah di kancah nasional melalui syiar Islam yang damai, cerdas, dan berakhlakul karimah. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi