Medan (buseronline.com) - Pemerintah Kota Medan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus melanjutkan program Satpol PP Go to School yang kali ini digelar di SMP Negeri 5 Medan, Jalan Stasiun Desa Besar, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Selasa.Program ini bertujuan membentuk karakter pelajar yang disiplin, sadar hukum, dan menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja.Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas hadir langsung dan memberikan pesan penting kepada para pelajar. Ia mengingatkan agar generasi muda menjauhi perbuatan melanggar hukum seperti perundungan (bullying), tawuran, geng motor, vandalisme, serta penyalahgunaan narkoba.“Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter, kedisiplinan, dan kesadaran hukum. Kehadiran Satpol PP di sekolah bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk mengajak, membimbing, dan memberikan pemahaman kepada para pelajar,” kata Rico Waas.Program Go to School ini, lanjut Rico, merupakan bagian dari komitmen Pemko Medan dalam menciptakan ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum) yang aman dan kondusif, khususnya di lingkungan sekolah yang menjadi bagian integral dari masyarakat.Menurut data dari Polres Pelabuhan Belawan, pada tahun 2024 tercatat sebanyak 33 kasus tawuran pelajar. Sedangkan hingga pertengahan tahun 2025, sudah ada 19 kasus tawuran yang terjadi di wilayah tersebut. Angka ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Medan.“Kami ingin program ini menjadi salah satu solusi pencegahan dan pengawasan terhadap pelanggaran Perda, khususnya yang berkaitan dengan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat,” tambahnya.Rico Waas juga mengapresiasi pendekatan edukatif yang dilakukan Satpol PP Kota Medan dalam membangun kedekatan dengan pelajar.“Anak-anakku, kalian adalah generasi penerus Kota Medan. Tumbuhlah menjadi pribadi yang taat aturan, hormat pada guru dan orang tua, serta menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Hindari perundungan, tawuran, narkoba, dan geng motor. Jadikan sekolah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan membanggakan,” pesannya.Wali Kota menambahkan, kehadiran Satpol PP di sekolah juga merupakan bentuk pendekatan humanis agar pelajar merasa didampingi, dilindungi, dan tidak ragu menyampaikan keluhan atau permasalahan.“Kami ingin para pelajar merasa bahwa kami adalah sosok yang bisa mereka dekati, seperti ayah yang hadir untuk mendampingi dan melindungi. Jangan ragu untuk melapor jika ada permasalahan. Pemko Medan bersama para guru siap mendampingi kalian,” ujar Rico.Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Muhammad Sofyan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar, Plh Kasat Pol PP Kota Medan Wandro Malau, dan Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Medan, Syahbilal.Plh Kasat Pol PP Kota Medan, Wandro Malau, menyampaikan bahwa program Satpol PP Go to School akan terus dilanjutkan ke sekolah-sekolah lain di Kota Medan. Sekolah dengan tingkat kenakalan remaja tinggi akan menjadi prioritas pelaksanaan program ini.“Kami akan terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan TNI-Polri. Harapannya, edukasi ini mampu membentuk karakter pelajar yang lebih baik menuju jenjang pendidikan menengah,” jelas Wandro.Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Medan, Syahbilal, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai program ini sangat bermanfaat bagi para pelajar dalam memahami pentingnya menjauhi tindakan kriminal dan perilaku menyimpang.“Program ini mendekatkan anak-anak dengan polisi sipil. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya digelar hari ini saja, tapi juga bisa hadir saat masa perkenalan siswa baru untuk memberikan pemahaman sejak awal,” ujar Syahbilal.Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Medan atas perhatian dan kehadirannya secara langsung di tengah-tengah para pelajar.“Dengan dukungan Pemko Medan, kami optimis para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, cerdas, dan berbudaya,” pungkasnya. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi