Gunungsitoli (buseronline.com) - Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution resmi memulai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kepulauan Nias dengan mengubah SMA Negeri Unggulan Sukma menjadi SMA Plus pertama di wilayah tersebut.Sekolah ini akan dibangun setara dengan SMA unggulan terbaik di Sumut, baik dari sisi fasilitas maupun kualitas pendidikannya.Langkah ini ditandai dengan penyerahan aset lahan SMA Unggulan Sukma dari Pemerintah Kota Gunungsitoli kepada Pemerintah Provinsi Sumut yang berlangsung di Gunungsitoli, Sabtu.Penyerahan meliputi lahan seluas 9.509 meter persegi dan satu ruas jalan. Setelah penyerahan ini, pembangunan fisik SMA Plus Sukma akan segera dimulai dan ditargetkan selesai pada awal tahun 2026."Kita akan bangun laboratorium, fasilitas olahraga, ruang kelas, rusun untuk guru, dan fasilitas lainnya, termasuk pemenuhan tenaga pendidik. Ini akan menjadi SMA Plus seperti sekolah unggulan lainnya di Sumut," ujar Gubernur Bobby Nasution dalam sambutannya.Gubernur juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas non-akademis di sekolah, khususnya pendidikan karakter."Akademik penting, fasilitas penting, tapi non-akademik juga tidak boleh luput. Pendidikan karakter harus dibentuk, agar lulusan SMA ini mampu bersaing dengan sekolah unggulan lainnya," tambahnya.Menurut Bobby, perhatian besar terhadap pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah provinsi dalam rangka memutus mata rantai kemiskinan di Sumut.Ia menyebut banyak anak tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA karena keterbatasan biaya."Tahun ini kita targetkan seluruh SMA Negeri di Sumut benar-benar gratis, tidak ada pungutan. Pendidikan adalah kunci utama perubahan mental dan pola pikir generasi muda," jelas Bobby.Walikota Gunungsitoli Sowa’a Laoli menyampaikan apresiasinya atas perhatian Gubernur Sumut terhadap pendidikan di wilayahnya. Ia berharap hadirnya SMA Plus Sukma dapat meningkatkan kualitas SDM di Nias dan mengurangi ketergantungan siswa untuk sekolah ke luar daerah."Setelah rampung, kita akan punya SMA Plus yang bisa sejajar dengan sekolah unggulan di Sumut lainnya. Anak-anak kami tidak perlu lagi keluar dari Nias untuk mendapatkan pendidikan berkualitas," ujar Sowa’a.Rasa bangga juga diungkapkan Ayudian Mendrofa, siswi SMAN Sukma. Ia merasa senang sekolahnya akan dibangun dan dilengkapi fasilitas modern."Bangga sekali sekolah kami dibangun Pak Bobby, fasilitasnya dilengkapi. Jadi kami bisa belajar lebih banyak dan lebih semangat," katanya.Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, para Bupati se-Kepulauan Nias, Ketua DPRD Gunungsitoli Adrianus Zega, unsur Forkopimda, OPD terkait Pemprov Sumut, para guru, siswa, dan tokoh masyarakat setempat. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi