Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan eksplorasi sumur minyak yang dilakukan di berbagai wilayah di Sumut. Ia berharap, kegiatan tersebut akan mendorong peningkatan investasi dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di provinsi ini.Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima kunjungan kerja dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) di ruang kerjanya di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa.“Eksplorasi sumur minyak, baik sumur baru, sumur tua, maupun sumur idle yang tersebar di sejumlah titik di Sumatera Utara, diharapkan dapat menumbuhkan investasi di sektor migas,” ujar Bobby.Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menargetkan rata-rata pertumbuhan ekonomi meningkat dari 5,03% pada tahun 2024 menjadi 6,08% pada tahun 2029. Untuk mencapai target tersebut, Pemprov fokus pada peningkatan investasi, penguatan hilirisasi, dan pengembangan kewirausahaan, khususnya sektor UMKM.“Ini angka yang besar dan fantastis, tapi bukan tidak realistis. Kami menghitung secara rinci perputaran ekonomi tiap tahun, termasuk dari sektor investasi. Target investasi untuk Sumatera Utara adalah Rp100 T per tahun,” tegas Bobby.Gubernur juga menegaskan kesiapan Pemprov Sumut menjadi mitra aktif dalam mendukung operasional SKK Migas di daerah. Ia berharap kerja sama yang terjalin dapat mengundang lebih banyak investasi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, CW Wicaksono menjelaskan bahwa pihaknya terus mendukung peningkatan produksi minyak dan gas bumi serta memastikan kegiatan hulu migas berjalan secara efisien dan aman di wilayah Sumbagut. Ia juga membuka peluang kemitraan dengan pemerintah daerah melalui skema Partisipasi Interest (PI) dan pengelolaan sumur tua oleh BUMD.“BUMD di Sumut bisa bermitra dengan Pertamina EP melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) untuk mengelola wilayah kerja sumur tua. Ini potensi yang sangat baik untuk mendorong kemandirian daerah di sektor energi,” kata Wicaksono.Di sisi lain, Field Manager Pertamina EP Pangkalan Susu, Edwin Susanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah merencanakan pengeboran lima sumur tambahan pada tahun 2025. Dua sumur akan dibor di wilayah Pulau Panjang, Kabupaten Langkat, dan tiga lainnya di Pantai Pakam Timur, Kabupaten Deliserdang.“Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian daerah, terutama di sektor energi dan sumber daya mineral,” ujarnya.Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumut Faisal Arif Nasution, Plt Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (DPPESDM) Sumut Topan Obaja Putra Ginting, serta seluruh jajaran SKK Migas Wilayah Sumbagut. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting