Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Prevalensi Stunting di Sumut Berhasil Turun Signifikan Jadi 18,9%, Pj Gubernur Optimis Capai Target 2024

EM Bukit MKes - Jumat, 22 Maret 2024 06:33 WIB
Pj Gubernur Sumut Dr Hassanudin di Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Kamis (21/3/2024). (Dok/Kominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, angka prevalensi stunting di Provinsi Sumut berhasil turun menjadi 18,9%, atau berkurang sekitar 2,2%, dari tahun sebelumnya 2022 sebesar 21,1%.“Inilah upaya kita menekan angka stunting hingga mencapai target, kita terus berupaya pada tahun ini kita anggarkan sebanyak Rp370 miliar, kita optimis stunting bisa capai target yang ditetapkan pada tahun 2024 yaitu 14%,” kata Hassanudin, di Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Nomor 30 Medan.Sesuai data SKI 2023, Sumut berada di urutan sembilan dengan angka prevalensi stunting terendah se Indonesia. Angka prevalensi Sumut tersebut juga berada di bawah angka prevalensi nasional yakni 21,5%.“Kita juga berada di bawah nasional, tapi tahun ini kita kejar target 14%, kita pasti bisa,” ujar Hassanudin.Selama tahun 2023, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut telah melakukan berbagai upaya kolaboratif untuk menekan angka stunting. Upaya tersebut berhasil menurunkan angka stunting sebesar 2,2%.“Selain Pemprov Sumut, upaya penurunan stunting ini juga upaya kolaboratif dari semua pihak, hasilnya penurunan stunting ini, kita terus perkuat koordinasi dan sinergi,” ujar Hassanudin.Disampaikan juga, upaya pengendalian prevalensi stunting di Sumut, merupakan prioritas daerah bahkan nasional. Untuk itu, perlu jadi perhatian bersama seluruh pihak.“Upaya pengendalian prevalensi stunting di Sumut adalah sebuah prioritas yang tak terbantahkan, kami akan terus berkomitmen untuk mengintensifkan langkah-langkah kami dalam memerangi masalah ini,” kata Hassanudin.Menurutnya, ada beberapa tantangan yang perlu diatasi, salah satunya akses layanan kesehatan di daerah terpencil. Untuk itu, Pemprov Sumut berkomitmen terus meningkatkan efektivitas program intervensi yang ada. Sembari mengembangkan inisiatif baru yang lebih inovatif dan terarah.“Misalnya percepatan intervensi langsung pada ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan remaja,” ucap Hassanudin.Masa depan generasi Sumut tergantung pada tindakan-tindakan generasi pemegang kebijakan sekarang. “Masa depan generasi kita tergantung pada tindakan-tindakan kita hari ini, kami terus memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang dengan sehat,” kata Hassanudin. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Pemkab Majalengka Apresiasi Respons Cepat Pemerintah atas Revitalisasi SDN Gandawesi II

Sumatera Utara

Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Inklusif Lewat Pelatihan Guru, Dorong Kolaborasi Nasional

Sumatera Utara

Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Guru Pendidikan Inklusif untuk Perkuat Layanan Setara

Sumatera Utara

Gubernur Sumut Lepas Pengiriman 1.050 Ton Cabai Merah ke Palangkaraya

Sumatera Utara

Disnaker Sumut Desak Kemenaker Evaluasi Perusahaan Outsourcing Bermasalah

Sumatera Utara

Wagub Jabar Haru Temui Siswa Putus Sekolah di Sumedang, Pastikan Bantuan Pendidikan