Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Irjen Kemendagri: Atasi Permasalahan Harga Bahan Pokok Tanggungjawab Bersama

Dirgahayu Ginting - Kamis, 14 Maret 2024 09:10 WIB
Pj Wali Kota Tebingtinggi Drs Syarmadani bersama stakeholder terkait mengikuti secara virtual Rakor Pengendalian Inflasi Daerah, di Ruang Kerja Lantai IV gedung Balai Kota, Jalan Sutomo, Rabu (13/3/2024). (Dok/Kominfo Tebingtinggi)
Tebingtinggi (buseronline.com) - Pj Wali Kota Tebingtinggi Drs Syarmadani bersama stakeholder terkait mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi (rakor) Pengendalian Inflasi Daerah, di Ruang Kerja Lantai IV Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo.Rakor dipimpin langsung Inspektur Jenderal (Irjen) Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI Tomsi Tohir dan diikuti Gubernur se-Indonesia, Bupati/ Wali Kota se Indonesia, Forkopimda dan TPID di daerah masing-masing.Irjen Kemendagri Tomsi Tohir menyampaikan, pada bulan Ramadan agar seluruh stakeholders berusaha keras agar dapat mengatasi permasalahan-permasalahan harga dan distribusi bahan-bahan pokok penting.Selanjutnya Irjen Kemendagri RI menyampaikan mengenai kondisi inflasi provinsi dan kabupaten/ kota pada Februari 2024.“Selain daripada sepuluh tertinggi ini juga masih banyak provinsi/ kabupaten/ kota yang di atas rata-rata nasional. Kami berharap bisa menjadi perhatian semua pihak," harap Irjen Kemendagri RI.Sementara, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Badan Pusat Statistik Pudji Ismartini menyampaikan, berdasarkan tinjauan inflasi dan indeks perkembangan harga Minggu ke-1 Maret 2024 pada kelompok makanan, minuman dan tembakau 2021-2024 (m-to-m,%), pada Februari 2024, kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami inflasi sebesar 1,00 persen hingga menyumbang andil inflasi sebesar 0,29 persen yang merupakan andil terbesar dibandingkan kelompok lainnya.Komoditas yang paling dominan, tambahnya, memberikan andil inflasi pada kelompok ini adalah beras, cabai merah, telur ayam ras, daging ayam ras dan minyak goreng.Adapun beberapa komoditas lainnya seperti bawang merah, tomat dan cabai rawit menyumbang andil deflasi.Dirinya mengutarakan beras penyumbang andil inflasi terbesar baik secara bulanan maupun tahunan.Disampaikan Pudji Ismartini, harga pangan bergejolak (Volatile Food)-khususnya pada produk hortikultura cabai merah dan cabai rawit) dan peternakan (telur ayam ras dan daging ayam ras) perlu dipantau, mengingat kemungkinan potensi inflasi dari komoditas tersebut.Terakhir disampaikannya, untuk komoditas beras berangsur mulai terkendali dengan masuknya masa panen di beberapa sentra produksi. Di Minggu pertama Maret, jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga beras semakin berkurang. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

KPK Ajak Generasi Muda Berani Bersuara Lewat Karya Kreatif

Sumatera Utara

Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Spark Go To Campus di Medan

Sumatera Utara

Mendikdasmen Dorong LPTK dan Sekolah Perkuat Ekosistem Pendidikan

Sumatera Utara

BKSAP DPR Siap Kolaborasi dengan Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Indonesia

Sumatera Utara

KPK Perluas Gerakan Antikorupsi di Lampung, Libatkan Kampus hingga Pelajar

Sumatera Utara

Argentina Pesta Gol 7-0 atas Burkina Faso