Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Ijeck Harapkan Pantai Labu Jadi Desa Contoh Pertanian Organik Berkelanjutan

Dirgahayu Ginting - Rabu, 14 Februari 2024 09:33 WIB
Musa Rajekshah hadir di peresmian Rumah Pupuk Kompos di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Senin (12/2/2024). (Dok/Tim Ijeck)
Deliserdang (buseronline.com) - Mantan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah berharap Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang bukan hanya menjadi desa wisata melainkan juga menjadi desa percontohan pertanian organik yang berkelanjutan.Demikian dikatakannya saat meresmikan Rumah Pupuk Kompos di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang. Selain peresmian rumah pupuk kompos, dalam acara yang digagas oleh Pengabdian Masyarakat H Musa Rajekshah itu juga dilakukan Deklarasi Lingkungan Bersih Merubah Limbah Sampah Menjadi Pupuk Organik."Saya berterima kasih kepada Prof Ir Tengku Sabrina Tjunita yang sudah membuat ini. Begitu juga kepada Pak Soekirman dan lainnya yang tadi sudah hadir, termasuk adik-adik mahasiswa. Jauh hari ini sebenarnya kami sudah merencanakan ini," kata pria yang akrab disapa Ijeck tersebut.Ia mengatakan bahwa jauh sebelum ia mau menjadi caleg juga rencana ini sudah dilakukan. "Karena dari dahulu saya sudah berkeinginan menjadikan desa ini bukan hanya menjadi desa percontohan melainkan juga menjadi desa wisata agro. Mudah-mudahan ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar," harapnya.Dalam kesempatan itu ia juga memberikan motivasi kepada petani untuk terus semangat dalam bertani. Ia juga berbagi pengalaman tentang upayanya dalam mengelola limbah pabrik sawit dan limbah kolam terbuka serta harapannya agar Rumah Kompos tersebut dapat mengubah Pantai Labu menjadi desa contoh pertanian organik yang berkelanjutan.Sementara itu Prof T Sabrina Djunita MAgrSc PhD yang merupakan Direktur Sekolah Pascasarjana USU dan juga Ketua HITI Komda Sumut dalam sambutannya menyoroti isu penting mengenai konsentrasi karbon dalam atmosfer yang saat ini telah mencapai 400 ppm serta dampaknya terhadap lingkungan.Prof Sabrina juga mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah agar mengurangi kontribusi karbon dengan cara mengolah sampah menjadi pupuk kompos, yang pada dasarnya adalah sumber nutrisi bagi tanah.Sementara Ir H Soekirman dari Duta Organik Asia mengungkapkan keprihatinannya terhadap peringkat Sumut dalam Indeks Desa Membangun yang masih rendah. Dia menekankan pentingnya kebijakan, kelembagaan, dan kerja sama dalam mengangkat pertanian organik sebagai salah satu solusi untuk memperbaiki peringkat Sumut dalam indeks tersebut."Satu-satunya yang punya peraturan daerah itu hanya Provinsi Bali. Mudah-mudahan dengan adanya Pak Ijeck yang peduli dengan ini, ke depan Sumut juga punya Perda terkait ini," harap Soekirman.Acara peresmian rumah pupuk kompos ini merupakan kolaborasi antara tokoh masyarakat, institusi pendidikan, dan organisasi pertanian yang bertujuan untuk memperkuat sektor pertanian organik di Sumut.Peresmian Rumah Kompos ditandai dengan aksi memasukkan limbah tanaman jagung ke mesin pencacah oleh Musa Rajekshah dan Prof Ir T Sabrina Djunita MAgrSc PhD serta penyerahan simbolis pupuk organik kepada perwakilan petani Desa Pantai Labu. (P3)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase

Sumatera Utara

Forsan Jateng Siapkan Program Pencegahan Kekerasan di Pesantren

Sumatera Utara

161 Tim Mahasiswa Ramaikan Lomba Artikel Populer Program Pemprov Jateng

Sumatera Utara

Sekolah Kartini Berdaya Dorong Perempuan Muda Melek Digital dan Hukum

Sumatera Utara

Kementan Percepat Penetapan CPCL untuk Kejar Target Pengembangan Tebu Nasional 2026

Sumatera Utara

Pemerintah Cabut 2.231 Izin Distributor Pupuk Bermasalah, Mafia Pangan Dibersihkan