Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Tekan Percepatan Penurunan Stunting, Pemko Tanjungbalai Libatkan Semua Sektor

EM Bukit MKes - Selasa, 19 Desember 2023 09:30 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/12/IMG-20231219-WA0022.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Kadis PP dan KB Tanjungbalai Drs Daruyana Siregar didampingi Kabid KS Misriana dan Satgas Stunting Kota Tanjungbalai Sahkal foto  bersama Tim BKKBN Sumut, Yusrodi. (Dok/BKKBN Sumut)

Tanjungbalai (buseronline.com) - Jajaran Pemko Tanjungbalai yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) sangat serius Pravelansi Percepatan Penurunan Stunting di Pemko Tanjungbalai.

Pemko Tanjungbalai  berupaya menurunkan angka stunting dalam rangka mendukung pemerintah pusat menurunkan angka stunting dengan kerja sama seluruh OPD lintas sektor terkait.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Pemko Tanjungbalai Daruyana Siregar saat kehadiran kunjungan Tim BKKBN Sumut, belum lama ini.

“Percepatan penurunan stunting kita dilaksanakan dengan hati dan kerja serius. Ini kerja tim dan dikerjakan secara bersama sama dengan semua pihak," katanya.

Daruyana menyampaikan upaya pemenuhan gizi ibu hamil dan anak balita dengan berbagai upaya dengan membeli ikan- ikan dari pengusaha dan diolah menjadi bakso dan naget untuk tambahan protein.

Bahkan, kata Daruyana seorang staf tenaga gizi ditugaskan sebagai  pendampingan balita stunting di wilayah masing masing dan mengumpulkan data menyamakan persiapan dalam rangka penilaian  kasus stunting.

Dengan demikian, setelah memperoleh data identitas dan jelas siapa yang stunting, maka bisa tangani dengan cepat.

Oleh sebab itu mulai dari lingkungan, kelurahan hingga seterusnya melaporkan perkembangan perkembangan stunting di wilayah masing-masing.

Daruyana mengatakan, dalam menangani stunting, Pemko Tanjungbalai sering mengadakan diskusi bersama dengan seluruh camat, kepala Bappeda, Kadis kesehatan, Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, jelasnya.

Menurut data SSGI (Survei Studi Gizi Indonesia) di Sumut, angka prevalensi stunting tahun 2021 di Kota Tanjungbalai yaitu 26,1 persen dan 26,9 persen di tahun 2022 dan untuk tahun 2023 ini belum ada penilaian dari dinas kesehatan, katanya.

Sementara Satgas Stunting Pemko Tanjungbalai Sahkal menyampaikan sebelum hadirnya Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) anak Stunting di Tanjungbalai mencapai 450 anak,  tetapi setelah hadirnya BAAS anak Stunting tersebut dapat teratasi, karena BAAS tersebut secara langsung memberikan makanan tambahan kepada anak-anak tersebut.

Sahkal menambahkan, Kecamatan Teluk Nibung  tahun 2022 merupakan kecamatan yang paling beresiko stunting yakni dengan jumlah 1396 kasus, sementara Kecamatan yang paling rendah beresiko stunting  adalah Kecamatan Tanjung Balai Selatan yaitu sebesar 274.

Pada kesempatan itu, Daruyana didampingi  Misriana dan Sahkal menyampaikan 2023  Satgas Stunting Kota Tanjungbalai dengan bekerjasama semua sektor bekerja keras dalam penurunan stunting sesuai dengan atensi Wali Kota Tanjungbalai. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Pemprov Sumut Siapkan Rp50 Miliar untuk Modal UMKM Tahun 2027

Sumatera Utara

Bareskrim Bongkar Penipuan Email Bisnis Lintas Negara, Korban Rugi Rp5,6 Miliar

Sumatera Utara

Menkes: Keselamatan Korban Jadi Prioritas Pascagempa NTT

Sumatera Utara

Densus 88 dan Pemprov DKI Perkuat Pencegahan Radikalisme di Kalangan Pelajar

Sumatera Utara

UMKM Jawa Tengah Olah Limbah Jadi Produk Kreatif, Tembus Pasar Internasional

Sumatera Utara

Vietnam vs Thailand di Final Piala AFF 2026: Duel Dua Raksasa Asia Tenggara