Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Dinkes Sumut Imbau Cegah Stunting dengan ABCDE

EM Bukit MKes - Sabtu, 07 Oktober 2023 07:46 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/10/IMG-20231006-WA0063.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes.
Medan (buseronline.com) - Berdasarkan laporan penimbangan Agustus 2023 dan aplikasi elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) pada tanggal 3 Oktober 2023 tercatat 26.399 balita stunting dari 609.617 yang diukur atau sekitar 4,3%."18.402 balita underweight (berat badan kurang) dari 611.238 yang ditimbang atau sekitar 3,01%. 12.225 balita wasting (gizi kurang) dari 610.132 yang ditimbang dan diukur atau sekitar 2%," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes.Ia mengatakan peran Dinas Kesehatan Sumut dalam menanggulangi permasalahan gizi sejauh ini antara lain membantu daerah merumuskan regulasi, strategi termasuk rencana aksi. Melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan integrasi program kegiatan.Selain itu membantu daerah dalam mengidentifikasi kendala dan hambatan serta perumusan solusi untuk permasalahan yang ditemukan, Mengkoordinasikan pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan percepatan program gizi masyarakat."Mengkoordinasikan peningkatan kerja sama dan kemitraan dengan pemangku kepentingan lainnya. Peningkatan kapasitas bagi petugas di daerah untuk penyelenggaran program gizi masyarakat," ujarnya.Ia mengatakan faktor terjadinya stunting pada anak adalah disebabkan kekurangan gizi kronis dan atau penyakit infeksi berulang. Pencegahan agar tidak terjadi stunting dimulai dari remaja putri rutin mengkonsumsi tablet tambah darah, skrining calon pengantin.Selanjutnya melaksanakan Skrining layak hamil, pemeriksaan kehamilan minimal enam kali selama masa hamil, konsumsi gizi seimbang untuk ibu hamil, konsumsi tablet tambah darah untuk ibu hamil, persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan.Kemudian, inisiasi menyusu dini, skrining hipothyroid kongenital untuk bayi baru lahir, ASI eksklusif, makanan pendamping ASI untuk anak usia 6-23 bulan, konsumsi gizi seimbang untuk anak usia diatas 23 bulan.Selanjutnya, pemantauan tumbuh kembang balita, imunisasi dasar lengkap, stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), perbaikan sanitasi, penyediaan air bersih dan pola asuh.Imbauan dinas kesehatan mencegah stunting dengan ABCDE. "Aktif minum tablet tambah darah, Bumil teratur periksa kehamilan, Cukupi konsumsi protein hewani, Datang ke Posyandu setiap bulan, Eksklusif ASI 6 bulan," sebutnya. (P3)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Spanyol Comeback 2-1 atas Kroasia, Mikel Merino Jadi Pahlawan

Sumatera Utara

Harry Kane Brace, Inggris Hajar Republik Ceko 3-0 di Wembley

Sumatera Utara

Menteri Koperasi Kunjungi KDMP Pantai Pasifik Toba, Dorong Ekonomi Rakyat Berbasis Koperasi

Sumatera Utara

400 Guru Mengaji Bandung Dipersiapkan Jadi Penggerak Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an

Sumatera Utara

Korlantas Polri Bersama KemenPAN-RB dan BSSN Bahas Integrasi SIM dan STNK Digital

Sumatera Utara

FLS3N 2026 Resmi Berakhir, Siswa Didorong Terus Berkarya dan Lestarikan Budaya