Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Kopem akan Turun ke Nias dan Gunungsitoli untuk Assesment Eliminasi Malaria

EM Bukit MKes - Selasa, 03 Oktober 2023 09:20 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/10/IMG-20231003-WA0020.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes.
Medan (buseronline.com) - Komisi Penilai (Kopem) Eliminasi Malaria Pusat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan Komisi Ahli (Komli) Malaria Pusat akan turun ke Kabupaten Nias dan Kota Gunungsitoli untuk assesment capaian eliminasi malaria. Seperti diketahui, jumlah kasus kumulatif malaria dari Januari hingga 3 Oktober 2023 di Provinsi Sumut sebanyak 3.129 kasus."Mereka (Kopem dan Komli Malaria Pusat) melaporkan akan berangkat ke Kepulauan Nias dengan terbagi dua tim, yaitu Tim Nias dan Tim Gunungsitoli. Kedua tim masing-masing didampingi tim dari Dinas Kesehatan Sumut. Tim akan bekerja beberapa hari dan kembali ke Jakarta untuk melaporkan kepada Menkes cq, Dirjen P2P Kemenkes," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan kepada wartawan.Ia berharap kedua daerah ini akan berhasil melakukan upaya eliminasi, menyusul 23 kabupaten/kota yang sudah duluan. Ia mengakui masih ada 10 kabupaten/kota di Sumut yang belum berhasil eliminasi malaria."Kalau Nias dan Gunungsitoli bisa berhasil dinyatakan telah eliminasi, maka kita optimis pada tahun-tahun berikutnya, seluruh Kepulauan Nias akan kita upayakan bisa tuntas eliminasi malaria," ujarnya.Ia mengatakan sementara ini, dari 23 kabupaten/kota yang telah eliminasi, terjadi peningkatan kasus, misalnya di Serdang Bedagai (Sergai) dan sedang diupayakan penanggulangannya oleh Tim Dinas Kesehatan Sergai."Kita berharap bisa berhasil segera, sehingga status daerah yang telah eliminasi malaria Kabupaten Sergai tidak dicabut," ungkapnya.Ia mengatakan Dinas Kesehatan Sumut tetap mensupport agar kasus Malaria di Kabupaten Sergai, bisa menurun dan berhasil mempertahankan status daerah yang sudah eliminasi malaria.Ia menyebutkan Nias dan Gunungsitoli berhasil eliminasi, tinggal delapan kabupaten/kota yaitu Nias Selatan, Nias Barat, Nias Utara, Batubara, Asahan, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu dan Langkat."Dari 8 kabupaten/kota yang belum di assesment, sudah dilakukan pemetaan masalah. Sedang dilakukan upaya dan ada juga penelitian yang dilakukan oleh FK USU bekerjasama dengan Kemenkes," sebutnya.Dengan dukungan semua pihak, semoga Provinsi Sumut bisa eliminasi secara keseluruhan pada tahun 2026. "Termasuk tentunya dari pemerintah kabupaten/kota. Komitmen bupati/wali kota beserta 0PD terkait sangat menentukan keberhasilan eliminasi dimaksud," ungkapnya.Ia menyampaikan ada 3 syarat mutlak untuk kabupaten/kota untuk eliminasi malaria antara lain API (Annual Parasite Incidence) kurang 1 per 1000 penduduk. SPR ( Slide Positivity Rate ) < 5 %"Kemudian, tidak ada kasus indegenous (penularan setempat). Ketiga indikator ini harus dipertahankan selama tiga tahun berturut-turut," tuturnya. (P3)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Polri Tetapkan 32 Tersangka Kasus Pelanggaran Haji dan Umrah, Kerugian Korban Capai Rp116,7 Miliar

Sumatera Utara

Prabowo dan PM Modi Sepakat Perkuat Kerja Sama Jaga Perdamaian Dunia

Sumatera Utara

38 UMKM Meriahkan Festival Sentra Industri dan All About Tahu di Bandung

Sumatera Utara

Mendikdasmen Apresiasi Program Beasiswa Pemkab Rembang, Targetkan Satu Desa Satu Sarjana

Sumatera Utara

KPK Dorong Kampanye Antikorupsi yang Kreatif dan Berdampak di Era Digital

Sumatera Utara

Bupati Taput Lepas 92 Kontingen Pramuka ke Jambore Daerah Sumut 2026