Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Kadiskes Sumut Pertimbangkan Menerapkan Metode Penanganan Covid-19 Pada Penanganan TBC

EM Bukit MKes - Selasa, 12 September 2023 07:24 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/09/IMG-20230911-WA0045.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes.
Medan (buseronline.com) - Dinas Kesehatan Sumut telah menargetkan untuk mengejar eliminasi Tuberkulosis (TBC) lebih cepat dua tahun dari yang ditetapkan oleh pemerintah nasional, yakni dari 2030 menjadi tahun 2028.Untuk itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes menyatakan dirinya mempertimbangkan untuk menerapkan metode penanganan Covid-19 pada penanganan TBC, terutama dalam upaya menemukan kasus (screening) yang ada di masyarakat."Kenapa gak mungkin, dananya ada, SDM cukup, infrastruktur juga memadai, kenapa tidak. Mudah-mudahan bisa, kita harapkan bisa mengejar target (eliminasi) nasional 2030 dan Sumut 2028," ungkapnya kepada wartawan.Menurutnya, Covid -19 yang sebelumnya berstatus sebagai pandemi dan menjadi masalah kesehatan global, saat ini telah berhasil ditekan dan diselesaikan dengan baik. Karenanya, hal serupa, tentu dapat diadopsi untuk mengatasi masalah TBC di Sumut."Covid-19 bisa kita selesaikan. Jadi kenapa tidak kita adopsi cara penanganan Covid-19 ini kepada TBC," ujarnya.Oleh karena itu, Alwi menjelaskan, dalam waktu dekat ini, pihaknya bagaimana akan memulai menyusun langkah yang lebih efektif untuk menurunkan angka kematian TBC tersebut sehingga eliminasi bisa berjalan sesuai yang diharapkan."Kita akan menyisir semuanya. Termasuk wartawan dan keluarganya nanti juga akan kita screening," katanya.Alwi menegaskan, hal ini begitu penting, karena secara global, Indonesia merupakan negara kedua tertinggi dengan kasus TBC. Sedangkan Provinsi Sumut sendiri berada di urutan keempat secara nasional.Di Indonesia sendiri, sambungnya, angka kematian TBC mencapai 144 ribu kasus pada tahun lalu. Artinya, disebutkan Alwi, terdapat sebanyak 11 orang persatu jam, atau lima menit satu orang meninggal karena penyakit menular ini."Kemarin di USU telah kita lakukan screening kepada mahasiswa. Ke depan kita harapkan seluruh kampus bisa melakukan hal serupa," katanya."Nanti semua pihak terkait akan kita ajak bekerjasama, kemudian di kantor-kantor termasuk kepada ASN. Karena kan belum tentu semua bersih dari TBC, pekerja kita, semua lini nanti akan kita screening," pungkasnya. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Bupati Taput Tinjau Pemulihan Infrastruktur dan Lahan Hunian Korban Bencana di Adian Koting

Sumatera Utara

Presiden Prabowo Tiba di Prancis, Awali Kunjungan Resmi Kenegaraan

Sumatera Utara

998 Personel Gabungan Amankan Perayaan Idul Adha di Kota Bandung

Sumatera Utara

BGN Gandeng Polri Usut Dugaan Jual Beli Titik SPPG Program MBG

Sumatera Utara

PKK Jateng Gencarkan Gemarikan untuk Tekan Angka Stunting

Sumatera Utara

Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase